Campuran 2 Tanaman ini, Bisa Jadi Hand Sanitizer Herbal

Campuran 2 Tanaman ini, Bisa Jadi Hand Sanitizer Herbal

18/04/2020 16:21 0 By Syakir

serai dan daun sirih

Hulondalo.id – Sejak merebaknya virus corona atau covid-19 di Indonesia, sejumlah peraltan medis pendukung, mulai dari masker hingga hand sanitizer, habis diborong warga. Tak terkecuali di Provinsi Gorontalo. Sejumlah pihak mulai mencari cara mengatasi ini, termasuk meracik jenis tanaman tertentu, untuk dijadikan hand sanitizer.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi Jawa Barat Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, M.Kes kepada hulondalo.id, memberikan tips bagaimana membuat hand sanitizer herbal, berbahan (Cymbopogon citratus) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle).

Pertama-tama kata Asep, Iris tipis dan blender 100 gram daun sirih, lalu siram dengan 1000 ml air mendidih, biarkan sampai dingin.

Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, M.Kes

Selanjutnya, ambil 100 gram batang daun Serai (5-10 cm dari akar) kemudian siram dengan 500 ml air mendidih dan biarkan sampai dingin. Langkah selanjutnya adalah maenyaring masing-masing larutan tadi dengan kain bersih, lakukan secara berulang-ulang kali hingga jernih.

Setelahnya campurkan 1000 ml larutan daun sirih dengan sedikit larutan daun serai lalu tambahkan 500 ml Alkohol 70 %. Bagi yang tidak suka baunya, disarankan bisa mencampur larutan ini dengan bibit parfum secukupnya.

“Sirih banyak mengandung Poliphenol dan senyawa Alkaloid lainnya yang berfungsi sebagai Antiseptik, menurut beberapa Hasil Penelitian efektifitas Daun Sirih mencapai 70% pada konsentrasi 1,5% b/v dan naik seiring meningkatnya Konsentrasi.” Urai Mantan Dosen Biokimia Universsitas Negeri Gorontalo itu.

Sedangkan batang serai digunakan sebagai pengharum, dan pemberi sensasi hangat dengan sedikit daya Antiseptik. Jika campuran itu ditambah dengan alkohol 70% dengan Rasio 4 bagian larutan (Sirih+Serai) dengan 1 bagian alkohol 70% maka efektif bisa mencapai 100/%.

Dilansir dari Jurnal e-Biomedik (eBm),Volume 5, Nomor 2, Juli-Desember 2017 Moeljanto RD, Mulyono (2003) dalam Fitri, Annisa, Nitari et al (2017) menjelaskan, Daun Sirih mengandung minyak atsiri 1-4,2%, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A,B,C, yodium, gula dan pati.

Dalam minyak atsiri terdapat Fenol alam yang mempunyai daya Antiseptik 5 kali lebih kuat dibandingkan fenol biasa.

Daun sirih sendiri sejak 600 SM telah dikenal mengandung zat antiseptik, selain itu Masyarakat Indonesia juga tak jarang menggunakan Daun Sirih sebagai Tanaman obat.

Hal ini telah diwariskan secara turun-temurun dari Zaman nenek moyang hingga ke Generasi saat ini yang masih tetap melestarikan Piper betle sebagai Tanaman Apotek Hidup. (ika)