Canangkan GPNDAS di Gorontalo, Wagub: untuk Lingkungan yang Lebih Lestari

Canangkan GPNDAS di Gorontalo, Wagub: untuk Lingkungan yang Lebih Lestari

17/12/2019 17:24 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menanam pohon pada pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai di Lapangan Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (17/12/2019). (F. Ait)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Idris Rahim mencanangkan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GPNDAS) yang digelar di lapangan museum purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (17/12/2019).

“DAS kita sudah sangat kritis. Gerakan ini merupakan upaya kita bersama untuk memulihkan DAS untuk lingkungan yang lebih lestari,” ujar Wakil Gubernur Idris Rahim.

GPNDAS merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memulihkan hutan dan lahan untuk menyelamatkan sumber daya air, produktivitas lahan, perubahan iklim hingga pencegahan bencana.

Menurutnya, sumber daya hutan, tanah, dan air merupakan modal utama bagi kesejahteraan masyarakat, generasi masa kini dan masa datang. Olehnya, penanganan lahan kritis harus dilakukan secara komprehensif dengan prinsip keterpaduan pekerjaan penanaman dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

“Penanganan lahan kritis selain bertujuan untuk mengatasi permasalahan lingkungan, juga harus menghasilkan perubahan, membangunan kesempatan kerja dan mengatasi kemiskinan,” sambung Idris.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo Faisal Lamakaraka menjelaskan, GPNDAS sebelumnya telah diselenggarakan di tingkat kabupaten sejak tanggal 10 Desember 2019.

Dimulai dari Kabupaten Bone Bolango, selanjutnya Kabupaten Gorontalo Utara, Pohuwato, serta Kabupaten Boalemo. Sedangkan untuk Kabupaten Gorontalo dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 18 Desember 2019.

“Melalui kegiatan ini, bagaimana kita meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakatan terhadap hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama melakukan penanaman pohon untuk menjaga dan melestarikan lingkungan dan hutan,” kata Faisal.

GPNDAS tahun 2019 mengangkat tema ‘Pulihkan Lahan, Membangun Masa Depan’. GPNDAS diisi dengan kegiatan penanaman pohon, kemah bakti, serta pembagian bibit tanaman produktif dan kayu-kayuan.

Sebelumnya, Tahun 2019 ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, telah memfasilitasi kegiatan pemulihan DAS di Gorontalo antara lain melalui kegiatan rehabilitas seluas 12.300 hektar, rehabilitasi mangrove 75 hektar, pembuatan kebun bibit rakyat 80 unit, dan pembangunan percontohan usaha pelestarian sumber daya alam seluas 25 hektar.

BPDASHL Bone Bolango juga menyalurkan bibit sebanyak 1.250.000 batang yang terdiri dari jambu biji, sirsak, durian, rambutan, dan manggis.(adv/alex)