Canggih! Pemilihan Ketos di Sekolah Ini Pakai Sistem e-Voting

Canggih! Pemilihan Ketos di Sekolah Ini Pakai Sistem e-Voting

14/09/2019 19:16 0 By Syakir

Proses pemilihan Ketua Osis di MTS Negeri 1 kabupaten Gorontalo, Jumat (14/9/2019).

Hulondalo.id – Berbagai persoalan Pemilu 2019 memunculkan wacana bahwa Pemilu 2024 nanti akan menggunakan sistem e-Voting atau pemungutan suara menggunakan sistem digital. Ini memang bukan pemilu, tapi siswa di MTS Negeri 1 Kabupaten Gorontalo sudah menerapkan e-Voting.

“Silahkan masuk kak,” ujar beberapa orang siswa yang duduk di pos penjagaan tatkala Hulondalo.id tiba. Tampak ratusan anak-anak berbaris dengan tertib di lapangan menunggu gilirannya untuk memberikan hak pilih, Jumat (13/9/2019)

Sekolah yang dulunya bernama MTs N MODEL Limboto itu tengah menggelar pesta demokrasi untuk memilih Ketua Osis (Ketos) di sekolah itu. Menariknya, pemilihan tersebut menggunakan sistem e-Voting berbasis online.

Pemilihan Ketos berbasis e-Voting sendiri baru pertama kali dilaksanakan. Aplikasi untuk e-Voting dibuat oleh salah seorang Guru yang baru 6 bulan ditempatkan di sekolah ini. Mulyanto Maruni namanya.

Kepada Hulondalo.id, alumni STIMIK ICHSAN Gorontalo ini bercerita tentang aplikasi e-Voting yang dibuatnya.

“Ide awalnya karena saya melihat belum ada MTS yang menyelenggarakan pemilihan berbasis online dan sudah terpikir sejak lama dan baru sekarang tercapai.” ungkap guru muda ini.

Pihak sekolah pun sangat mengapresiasi terobosan yang dibuat Mulyanto. “Aplikasi ini sendiri masih akan terus dikembangkan,” tambah dia.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Guru guru pun ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketos.

“Kalau pemilihan ini kan berbasis e-Voting, setiap siswa menerima password yang sama namun kodenya berbeda. Nah ketika akan memilih para siswa terlebih dahulu akan menerima kertas berisi kode tadi,” jelas salah satu Panitia Pemungutan Suara, Siti Nabila Awalia Jafar.

“Nantinya setelah password dan kode berhasil dimasukkan akan muncul kertas suara online yang pertama untuk pemilihan OPDIM (Organisasi Peserta Didik Intra Madrasah) dan yang kedua pemilihan Pratama dan Pratami. Setelah selesai memilih para siswa harus mencelupkan tangannya pada tinta yang telah disediakan panitia,” urai Siswa kelas 9 saat ditanya tentang alur proses pemilihan.

Kepala Sekolah MTS N 1 Limboto, Yartam Ismail Nasaru M.Pd mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi pesta demokrasi yang diselenggarakan institusi yang dipimpinnya itu.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai generasi muda para siswa harus belajar tentang demokrasi sejak dini” ujarnya.

Sementara itu, Merry Mokodompit salah seorang guru menjelaskan, untuk logistik seperti kotak suara dipinjamkan langsung oleh KPU Kabupaten Gorontalo.

“Sebelum menyelenggarakan pemilihan ini pun terlebih dahulu kami menyurat ke KPU dan Alhamdulillah KPU mendukung,” beber Merry.

Total pemilih sendiri ada 1.000 lebih yang terdiri dari unsur siswa, guru dan bahkan penjaga kantin pun ikut dilibatkan dalam pesta Demokrasi ala MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo.

Saat meninggalkan sekolah tersebut pemilihan masih terus berlanjut. “Ngana pilih pa sapa?,” bisik seorang siswa perempuan kepada 3 orang temannya yang duduk membentuk lingkaran. Tampaknya para siswa ini begitu menikmati jalannya proses demokrasi di sekolahnya.(Ika)