Cegah Pencemaran Lingkungan, Penghasil Limbah B3 Wajib Gunakan Festronik

Cegah Pencemaran Lingkungan, Penghasil Limbah B3 Wajib Gunakan Festronik

07/09/2020 23:59 0 By Alex

(ilustrasi eksplorasi.id)

Hulondalo.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi Peraturan Menteri LHK Nomor P.4 Tahun 2020 tentang Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Senin (7/9/2020).

Kegiatan yang dibuka Asisten II Bidang Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi ini diikuti oleh 90 orang dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik, laboratorium kesehatan dan pelaku usaha lainnya.

Dikatakan Sutan, sejak diterbitkannya Permen LHK Nomor P.4 Tahun 2020 tentang Pengangkutan Limbah B3 pada 17 Januari 2020 lalu maka proses penyerahan/pengangkutan limbah B3 dari penghasil kepada jasa pengangkutan Limbah B3 wajib menggunakan Manifes Elektronik Pengangkutan Limbah B3 (Festronik).

Festronik merupakan dokumen elektronik yang memuat pernyataan serah terima dan informasi mengenai Limbah B3 dari penghasil limbah B3 ke pengumpul limbah B3 dan ke penerima akhir limbah B3 (pemanfaat/penimbun limbah B3).

“Kami berharap pengelola fasilitas kesehatan dan penanggung jawab pelaku usaha sedapat mungkin memiliki Akun Siraja dan Festronik agar pengelolaan limbah B3 yang diakibatkan oleh aktivitas kegiatan terkelola sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” kata Sutan.

Dia pun mengajak para peserta agar sosialisasi dijadikan sebagai salah satu instrumen dalam penguatan dan peningkatan koordinasi dan kolaborasi antar instansi dan stakeholder terkait dalam pengelolaan lingkungan dan limbah B3 yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Bidang PPLH, DLHK Provinsi Gorontalo, Nasrudin menyampaikan, output dari sosialisasi ini adalah terjadinya peningkatan kualitas pengelolaan limbah B3 khususnya kegiatan pengangkutan limbah B3 di Provinsi Gorontalo.

“Intinya, pencemaran lingkungan akibat limbah B3 dapat dicegah,” kata Nasrudin.(adv/alex)