Cegah Rabies, Distannak Bonebol Ingatkan Vaksin Berkala pada Hewan Peliharaan

Cegah Rabies, Distannak Bonebol Ingatkan Vaksin Berkala pada Hewan Peliharaan

26/03/2021 19:20 0 By Jeffry

Distannak Bonebol lakukan vaksinasi rabies pada puluhan hewan peliharaan di dua desa di kecamatan Suwawa.(F. Istimewa)

Hulondalo.id – Dinas Pertanian dan Peternakan Bone Bolango (Distannak Bonebol) bergerak cepat melakukan vaksinasi rabies pada puluhan hewan peliharaan warga di dua desa yakni Desa Bube dan Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kamis (25/3/2021).

Hal ini dilakukan buntut adanya 3 warga yang dilaporkan menjadi korban gigitan anjing gila yang menyerang warga di dua desa tersebut pada Minggu kemarin.

Adapun total hewan peliharaan yang diberi vaksin gratis oleh Distannak Bonebol yakni sebanyak 32 ekor anjing dan 27 ekor kucing dengan menurunkan seluruh personil Bidang Keswan mulai dari Kepala Bidang, Kepala Seksi, Staf Keswan, Dokter Hewan dan para medik.

Kepala Distannak Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ir. Alwin Karim, mengatakan, selain memberikan kenyamanan kepada masyarakat, vaksinasi tersebut juga sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus rabies pada anjing gila.

“Tujuan lainnya yakni untuk menyadarkan masyarakat agar selalu melakukan vaksinasi rabies secara berkala pada hewan peliharaan. Seperti anjing maupun kucing, karena bahaya virus rabies tidak boleh dipandang remeh,” kata Alwin Karim, Jumat (26/3/2021).

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian dan Pengawasan Ternak, Majlis M. Tang, S.Pt, menambahkan pelaksanaan vaksinasi rabies di dua desa tersebut, dilakukan dengan sistim door to door.

Cara ini menurutnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kesulitan masyarakat untuk membawa hewan peliharaannya, seperti anjing menuju tempat vaksinasi.

”Metode door to door ini dianggap langkah yang paling tepat dan mudah untuk menjangkau hewan peliharaan anjing maupun kucing, milik warga,” ujar Majlis sembari mengatakan dengan metode seperti ini diharapkan akan menyadarkan masyarakat tentang bahaya virus rabies atau penyakit anjing gila kepada manusia.

Lebih lanjut, Majlis mengungkapkan untuk ketiga korban atau warga yang digigit anjing pada minggu lalu tersebut, sudah dilakukan Vaksinasi Anti Rabies (VAR) di Puskesmas Suwawa.

”VAR ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ke otak manusia,”ungkap Majlis.

Majlis juga menyebut, anjing yang telah mengigit ketiga orang di dua desa di Kecamatan Suwawa tersebut sudah di temukan dalam keadaan mati. Setelah dilakukan pembedahan dan pemeriksaan di Laboratorium Veteriner Provinsi Gorontalo, anjing tersebut dinyatakan positif rabies.

Terpisah, Kepala Laboratorium Veteriner Propinsi Gorontalo, drh. Fenny Rimporok, mengharapkan Distannak Bonebol agar segera melakukan vaksinasi rabies di wilayah kejadian.

”Khawatirnya anjing yang positif ini telah menggigit anjing yang lain, sehingga perlu dilakukan vaksinasi,” ucap Fenny Rimporok.(Jeff/Adv)