Cegah Stunting di Desa Kayu Bulan, KKN Tematik Bikin Pelatihan Pengelolaan Pangan Berbasis Ikan & Cumi

Cegah Stunting di Desa Kayu Bulan, KKN Tematik Bikin Pelatihan Pengelolaan Pangan Berbasis Ikan & Cumi

18/11/2021 21:18 0 By Maman

KKN Tematik Desa Kayu Bulan (1)

KKN Tematik UNG Desa Kayu Bulan saat menggelar Pelatihan Pengelolaan Pangan Berbasis Ikan dan Cumi. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Upaya mencegah stunting, KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Kayu Bulan Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo, menggelar pelatihan pengolahan pangan sehat berbasis ikan dan cumi.

Dosen Pendamping Lapangan, Siti Aisa Liputo mengatakan, ini kegiatan inti KKN Tematik Desa Membangun Universitas Negeri Gorontalo, untuk membedayakan masyarakat di Desa Kayu Bulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, dalam pengolahan pangan sehat berbasis ikan dan kerang, sebagai upaya pencegahan stunting pada anak.

Siti juga mengatakan, masyarakat utamanya para ibu-ibu, akan diberi pengetahuan dan keterampilan mengenai produk pangan sehat berbasis ikan dan cumi, menjadi produk yang disukai anak-anak. Pelatihan ini juga media pembelajaran dan menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa, terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Metode yang digunakan pendekatan partisipatif yaitu, melaksanakan pendidikan dan pelatihan masyarakat dengan akademisi (Dosen Pembimbing Lapang (DPL), mahasiswa) dan pemerintah berperan sebagai fasilitator, untuk dapat saling belajar, membagi pengetahuan dan pengalamannya,” ungkapnya kepada Hulondalo.id.

Siti juga mengatakan, jumlah mahasiswa yang dilibatkan ada 15 orang. Sedangkan mitra kegiatan ini ,adalah kelompok ibu-ibu PKK, yang pada pelaksanaannya terdiri dari beberapa program yaitu, program pembuatan bakso ikan dan nugget cumi.

Siti juga menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan 9 Oktober 2021 kemarin, akan ditindak lanjuti dengan program proses pengemasan dan pelabelan sesuai standar pemerintah. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan persiapan, yakni proses perizinan, observasi lapangan, koordinasi, dan persiapan materi penyuluhan.

Sementara itu, Koordinator desa, Zulkifli T. Abbas mengatakan, adapun tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari, identifiasi anak usia 1 sampai 5 tahun yang mengalami stunting, dan memberikan pendidikan kesehatan tentang stunting dan cara pencegahannya.

“Terakhir, tahapan evaluasi meliputi, interpretasi hasil dan evaluasi pengetahuan ibu dengan anak stunting usia 1 sampai 5 tahun, mengenai stunting dan cara pencegahannya, serta peningkatan keterampilan dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan dan cumi,” tandasnya.

Kordes dan DPL juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa, Zulkifly Vebriyadi Saleh, serta aparat yang telah membantu terlaksananya pelatihan ini. Ucapan yang juga disampaikan kepada, Dosen Pembimbing Lapangan, Siti Aisa Liputo, S.Si, M.Si dan Yoyanda Bait, STP., M.Si.

Adapun pemateri dalam pelatihan ini masing-masing, Materi Pencegahan Stunting Melalui Makanan Bergizi disampaikan Suryani Une, STP., M.Si, Materi Pengemasan dan Labeling disampaikan Marleni Limonu, STP., M.Si, Materi Pengolahan Bakso Ikan disampaikan Yoyanda Bait, STP., M.Si., dan Materi Pengolahan Nugget Cumi disampaikan Siti Aisa Liputo, S.Si.,M.Si. (Inkri)