Cikal Bakal SMAN 7 Gorontalo, Ini Alasan Alih Status SMA Prasetya Jadi Sekolah Negeri

Cikal Bakal SMAN 7 Gorontalo, Ini Alasan Alih Status SMA Prasetya Jadi Sekolah Negeri

29/08/2019 17:07 0 By Alex

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe ketika menyerahkan penghargaan pemerintah kepada Ketua Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo, Nikarti Pakaya, Kamis (29/8/2019)

Hulondalo.id – Ketua Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo, Nikarti Pakaya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo atas sumbangsih dalam pendidikan di daerah ini.

Sebelumnya, Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo yang mengelola SMA Prasetya menyerahkan seluruh aset yayasan serta pengelolaannya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk dialihkan menjadi sekolah Negeri.

Kepala SMA Prasetya Gorontalo, Amran Saleh pun mengemukakan alasan dialihkannya satuan pendidikan yang dipimpinnya menjadi sekolah Negeri. Menurutnya, dewasa ini siswa lebih cenderung memilih sekolah negeri ketimbang swasta.

Jika SMA Prasetya tidak segera dialihkan statusnya menjadi sekolah negeri, maka sekolah bakal sulit mendapatkan siswa baru. Bahkan kemungkinan terburuknya, sekolah yang didirikan pada 17 Agustus 1980 itu akan tutup.

“Contohnya saja tahun kemarin untuk kelas X kami hanya dapat 3 ruang belajar. Untuk tahun ini hanya 2 ruang belajar dengan jumlah siswa yang hanya 60-an. Dengan kondisi tersebut kami berpikir untuk merubah (statusnya). Alhamdulillah, mendapatkan respon positif, baik dari ketua yayasan dan pemerintah untuk alih status,” kata Amran Saleh.

Dia hanya berharap, dengan beralihnya status dari swasta ke negeri ini akan ada peningkatan baik itu secara kualitas maupun kuantitas.

Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Syukri Botutihe mengucapkan terima kasih dan apresiasi tak terhingga kepada Yayasan Pendidikan Prasetya yang turut memajukan dunia pendidikan di Gorontalo. Syukri berharap, SMA Prasetya bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.

Terkait nama sekolah, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan tetap mempertahankan nama Prasetya karena ada makna sejarahnya serta tetap menjaga tradisi yang sudah dijalankan selama ini.

“Mungkin hanya ada ketambahan kata Negeri karena ini sudah menjadi sekolah milik pemerintah. Jangan sampai besok-besok ada lulusan SMA Prasetya yang ingin melegalisir ijazah tapi sudah tidak menemukan dimana SMA Prasetya-nya,” kata Syukri.

Menurut rencana, SMA Prasetya akan menjadi cikal bakal SMA Negeri 7 Gorontalo.(usman)