Dampak Virus Corona, ASITA: Banyak Perjalanan Refund sampai Akhir Maret

Dampak Virus Corona, ASITA: Banyak Perjalanan Refund sampai Akhir Maret

10/02/2020 18:19 0 By Alex

Ketua ASITA Gorontalo Marten Chandra

Hulondalo.id – Dampak penyebaran virus corona di China atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ikut berpengaruh pada sektor pariwisata, terutama bisnis travel.

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) menyebut, banyak wisatawan Indonesia yang membatalkan perjalanan ke luar negeri untuk bulan Februari hingga akhir Maret 2020 akibat virus mematikan itu.

“Sudah 3 minggu ini, begitu banyak wisatawan Indonesia reschedule perjalanan mereka ke luar negeri. Itu untuk perjalanan di bulan Februari hingga Maret,” ujar Ketua ASITA Gorontalo Marten Chandra kepada Hulondalo.id, Senin (10/2/2020).

Marten mengakui, bisnis travel sangat terpukul dengan dampak virus corona tersebut akibat dibatasinya penerbangan ke luar negeri, termasuk ke China. Group tour dari dan ke Indonesia untuk ke China telah membatalkan keberangkatannya.

“Group tour yang sudah bayar terpaksa harus di-refund,” aku Marten yang juga Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Gorontalo itu.

Namun di tengah ketidakpastian tersebut, Kementerian Pariwisata RI pun mulai mengajak sejumlah airlines, hotel dan agen atau biro perjalanan wisata untuk meningkatkan potensi pariwisata dalam negeri.

ASITA pun menyambut baik upaya Kementerian Pariwisata tersebut. Bahkan Marten menyebut, jalan-jalan atau berwisata sejatinya sudah menjadi kebutuhan sehingga dengan berkurangnya minat berwisata ke luar negeri diharapkan bisa meningkatkan minat berwisata di dalam negeri.

“Daerah-daerah perlu menggencarkan promo kerjasama dengan airlines, biro perjalanan wisata dan hotel untuk meramu paket-paket menarik. Saatnya rupiah lebih banyak berputar di dalam negeri. Selama ini karena banyaknya orang keluar negeri, banyak juga rupiah yang berubah jadi mata uang asing,” tandasnya.(Alex)