Dari LKPJ Gubernur Gorontalo 2020: “Alhamdulillah, Kita Tetap Berhasil Jaga Capaian Kinerja Pembangunan”

Dari LKPJ Gubernur Gorontalo 2020: “Alhamdulillah, Kita Tetap Berhasil Jaga Capaian Kinerja Pembangunan”

19/04/2021 16:34 0 By Alex

LKPJ Gubernur Gorontalo 2020

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menyerahkan LKPJ Tahun 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris Jusuf, pada rapat paripurna istimewa, Senin (19/4/2021). (F. Salman)

Hulondalo.id – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo Tahun 2020 diserahkan ke DPRD melalui rapat paripurna istimewa, Senin (19/4/2021).

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim yang membacakan sambutan mengatakan, selain sebagai dokumen evaluasi kerja, LKPJ Gubernur Gorontalo Tahun 2020 juga memuat arah kebijakan pembangunan daerah beserta realisasi target dan sasaran pembangunan.

Di mana kinerja pembangunan untuk tahun 2020 diarahkan untuk mendorong pembangunan sosial ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, yang didukung pemerataan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia.

“Tahun 2020 ekonomi Gorontalo melambat -0,02%. Hal ini diakibatkan merebaknya wabah Covid-19 sehingga berbagai kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah, di antaranya kebijakan social distancing, PSBB hingga refocusing anggaran berpengaruh signifikan terhadap perekonomian daerah maupun Nasional,” sebut Idris.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini secara Nasional tahun 2020, lanjut Idris, kemiskinan di Gorontalo naik sebesar 0,28% yang sebelumnya 15,59%. Namun angka ini masih cukup stabil dari target yang ditetapkan sebesar 15,86-15,18%.

Sementara untuk tingkat pengangguran terbuka tahun 2020 sebesar 4,28%, dari target 5,28%. Capaian indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2020 sebesar 68,68% dari target 68,71% atau masih on the track.

“APBD Provinsi Gorontalo tahun 2020 sebesar Rp 1,86 Triliun pun mengalami penurunan sebesar 4,62%. Penurunan APBD ini juga dipengaruhi oleh tidak maksimalnya sumber-sumber pendapatan daerah, salah satunya diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Namun Provinsi Gorontalo patut sedikit berbangga, bahwa ekonomi Gorontalo masih di atas rata-rata Nasional dan masih berada di posisi atau urutan ke 5 tertinggi secara Nasional,” tambahnya.

Melihat semua itu, Idris menekankan dinamika pembangunan di tengah-tengah situasi Covid-19 menuntut semua pihak untuk bergerak cepat dan fokus terhadap strategi pemulihan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program kegiatan lintas bidang maupun koordinasi seluruh unsur pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Tapi Alhamdulillah di tahun 2020 kita tetap berhasil menjaga beberapa capaian kinerja pembangunan. Capaian ini mengindikasikan dua hal penting, yakni belanja publik yang kita laksanakan di Gorontalo telah berjalan efektif, efisien, ekonomis dan relevan sesuai potensi dan kebutuhan daerah. Di samping itu, upaya pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial melalui BLT, serta kebijakan pinjaman dana PEN dinilai mampu dan efektif dalam menjawab tantangan pembangunan di tengah pandemi covid-19,” katanya.(adv/alex)