Dear Pak Walikota, Apa Kabar PSBB di Kota Gorontalo?

Dear Pak Walikota, Apa Kabar PSBB di Kota Gorontalo?

07/10/2020 23:57 0 By Alex

 

PSBB Kota Gorontalo

Hulondalo.id – Usulan soal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Gorontalo dalam rangka menekan penularan Covid-19 hingga kini masih sebatas wacana.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo pun masih menunggu langkah nyata dari Pemerintah Kota Gorontalo menyusul tingginya kasus positif virus corona di ibukota Provinsi Gorontalo itu.

“Kurang lebih sudah sepekan ini instruksi Pak Gubernur disampaikan baik secara tertulis maupun lisan. Bahkan waktu itu, Pak Gubernur duduk rapat bersama dengan Pak Walikota yang didukung oleh Bapak Kapolda, Danrem, Kajati dan perwakilan dari Pengadilan Tinggi. Kita menunggu apa langkah Pemerintah Kota untuk menekan tingginya kasus Covid-19 ini,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Gorontalo, Triyanto Bialangi, Rabu (7/10/2020).

Kecemasan akan tingginya angka positif Covid-19 di Kota Gorontalo bukan tanpa alasan. Hasil swab selama 2 pekan terakhir menyebut warga Kota Gorontalo penyumbang terbesar angka positif virus corona. Bahkan terdapat lebih dari 50% dari total kasus harian.

Sebelumnya, pada hasil swab tanggal 23 September 2020 terdapat 48 kasus dari 6 kabupaten/kota, di mana 32 kasus berdomisili di Kota Gorontalo.

Kemudian tanggal 25 September 2020 ada 45 kasus lagi, di mana 22 orang di antaranya merupakan warga Kota Gorontalo. Berikutnya tanggal 27 September 2020 bertambah lagi 33 kasus dan 27 di antaranya warga Kota Gorontalo.

“Jika diakumulasi kasus dari tanggal 23 September hingga 7 Oktober ada 374 kasus. Yang menghawatirkan adalah, 301 kasus atau 80,4% adalah warga Kota Gorontalo. Ini potret nyata betapa Kota Gorontalo zona yang menghawatirkan dan butuh ketegasan pemerintah setempat,” ketus Triyanto.

PSBB Kota Gorontalo

Menurut dia, langkah cepat Pemerintah Kota Gorontalo akan sangat menentukan tinggi rendahnya kasus baru Covid-19 di ibukota. Selain faktor lain yakni efektifnya tracking kontak pasien terkonfirmasi positif dan pelaksanaan karantina terpusat oleh pemerintah daerah sesuai arahan gubernur.

“Data positif covid-19 di kota Gorontalo sebagian besar diperoleh dari tracking dinas kesehatan provinsi. Kita beberapa hari terakhir intens melakukan swab untuk deteksi klaster perkantoran dan hasilnya cukup menghawatirkan. Pemprov juga punya karantina terpusat di Hotel Eljie dan Badan Diklat eks Kantor BPIJ,” katanya.

Meski begitu, Triyanto mengaku pihaknya sangat mengerti banyak pertimbangan Pemerintah Kota Gorontalo untuk melakukan ketegasan dalam hal penetapan PSBB atau sejenisnya sesuai dengan instruksi gubernur. Kata Triyanto, pertimbangan ekonomi warga dan faktor pendanaan kota bisa menjadi alasan.

Namun di sisi lain, apa yang menjadi Instruksi Gubernur sejatinya merupakan dukungan sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan kewilayahan.

Hal itu juga berarti, Pemerintah Provinsi Gorontalo siap membantu apapun yang menjadi kebutuhan Pemerintah Kota Gorontalo untuk menekan tingginya Covid-19.

“Pak Gubernur siap dengan apapun yang menjadi kebutuhan pemkot. Beliau bahkan pernah sampaikan bahkan TNI Polri siap mendukung. Sekarang semua kembali kepada komitmen dan ketegasan pemerintah kota,” tandasnya.(adv/alex)