Dear Warga Pohuwato, Pabrik Pelet Kayu Ini Mau Rekrut 3.000 Tenaga Kerja Lokal

Dear Warga Pohuwato, Pabrik Pelet Kayu Ini Mau Rekrut 3.000 Tenaga Kerja Lokal

25/05/2021 23:17 0 By Alex

Wood Pellet

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat meninjau langsung Pabrik biomasa wood pellet PT Inti Global Grup yang saat ini masih dalam proses pengerjaan di Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Selasa (25/5/2021). (F. Nova)

Hulondalo.id – PT Biomasa Jaya Abadi yang merupakan anak perusahaan PT Inti Global Grup tengah berinvestasi di Kabupaten Pohuwato, salah satunya adalah pembangunan pabrik biomasa wood pellet atau pelet kayu.

Nilai investasinya pun terbilang sangat besar, yakni mencapai Rp 2,3 Triliun. Rencananya, perseroan akan merekrut paling tidak 3.000 pekerja yang diprioritaskan untuk warga lokal Pohuwato.

Saat ini pun, pabrik biomasa wood pellet sedang dalam proses pekerjaan. Lokasinya di Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

“Untuk tenaga kerja, tentu kita ada pengkaderan tetap dengan memprioritaskan putra daerah sesuai dengan kompetensi masing-masing dan tentu melalui seleksi yang kita lakukan,” kata Direktur Operasional PT Inti Global Grup, Burhanudin, Selasa (25/5/2021).

“Karena tujuan kita membangun daerah, tentunya alam kita sudah disiapkan oleh Tuhan dan manusianya yang harus kita bangun,” sambung Burhanuddin.

Rencananya, PT Inti Global Grup akan membangun 6 pabrik wood pellet di Kabupaten Pohuwato dan direncanakan akan beroperasi sampai dengan Tahun 2028 mendatang. Dari 6 pabrik itu, target produksi pelet kayu mencapai 900 Ribu Ton per tahun.

Terkait rencana ini, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim turut meninjau program pembangunan pabrik wood pellet di Desa Milangodaa, Kecamatan Poapato Timur, Kabupaten Pohuwato. Idris turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba dan Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga.

Dikatakan Idris, investasi yang besar di Kabupaten Pohuwato membutuhkan dukungan bersama. Sebab, investasi sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.

“Pertumbuhan ekonomi kita meningkat tentunya tidak cukup dengan APBD dan APBN, tetapi memerlukan investasi dalam maupun luar negeri. Kita bersyukur ada PT Biomasa Jaya Abadi yang berinvestasi di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Pohuwato. Tentunya semua persyaratan baik itu izin lingkungan, lokasi, AMDAL sudah dipersiapkan dengan baik, baik itu oleh Kabupaten Pohuwato dan Provinsi,” kata Idris.

Dia pun berharap, pabrik biomasa milik PT Inti Global Grup ini sudah mampu mengekspor ke Jepang pada bulan Juni 2022 mendatang.(adv/alex)