Debat ke-3 Pemilihan Calon Ketos Smansa Gorontalo Dibuat bak Pengadilan

Debat ke-3 Pemilihan Calon Ketos Smansa Gorontalo Dibuat bak Pengadilan

24/09/2019 13:14 0 By Alex

Suasana debat pada pemilihan calon ketua osis SMA Negeri 1 Gorontalo.

Hulondalo.id – Pemilihan Ketua Osis di SMA Negeri 1 (Smansa) Kota Gorontalo berlangsung demokratis. Sedikitnya 3 pasangan calon (paslon) bertarung untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua Osis periode 2019-2020.

Adapun 3 paslon tersebut masing-masing Tegar Christian Mandiri dan Grace Ruth Moniaga dengan nomor urut 1, Joy Christy Rawung dan Channisa Miracle Rembet dengan nomor urut 2, serta Teuku Mohamad Nur Salim dan Fahri Adriansyah Ibrahim untuk nomor urut 3.

Ketiga paslon tersebut menyuguhkan gagasannya melalui debat kandidat yang dibuat menjadi tiga sesi. Berbeda dengan 2 sisi debat sebelumnya, debat ketiga ini diatur bak persidangan. Ada kuasa hukum, hakim yang memimpin persidangan, dan penuntut umum yang anggotanya merupakan 3 paslon tersebut.

Para Hakim yang hadir dalam debat tersebut diantaranya Ahli Linguistik Smansa yakni Firdaus Habi, Ahli Hukum Smansa yakni Warni Hulukati, dan Abel Silas selaku Ketos Smansa periode 2018-2019.

“Jadi ini menyerupai persidangan. Salah seorang siswa yang merupakan terdakwa, kepadanya dibacakan dakwaan oleh hakim lalu dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan oleh penuntut umum dan dilanjutkan dengan tim kuasa hukum terdakwa dipersilahkan untuk membacakan pembelaan atas tuntutan yang disampaikan kepada terdakwa,” jelas Ketos Smansa, Abel Silas.

Tujuan debat diatur seperti persidangan maksudnya untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan para paslon dalam menyuarakan argumentasi mereka.

“Dan juga dengan debat seperti ini bisa menjadi cerminan mereka ketika salah satu paslon telah terpilih menjadi ketua Osis dan Wakil Ketua Osis. Sehingga bagaimana cara mereka bermusyawarah, bekerjasama hingga mengambil keputusan itulah yang ingin kita nilai dan lihat,” imbuhnya.

Rencananya, pemilihan Ketos dan Wakil Ketos sendiri akan dilaksanakan pada Senin (30/9/2019) mendatang.

“Saya berharap seluruh Siswa dan Guru yang ada di Smansa bisa memberikan suaranya dan tidak ada yang golput agar pesta demokrasi Smansa bisa berjalan lancar dan sukses,” tutup Abel.(tri)