Depresi, Perempuan Limboto Ini Ingin Bunuh Diri dengan Menyayat Nadi

Depresi, Perempuan Limboto Ini Ingin Bunuh Diri dengan Menyayat Nadi

07/01/2020 00:35 0 By Alex

Perempuan berinisial MP yang diketahui berdomisili di Lingkungan I, Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini ditemukan warga pingsan di Jalan Reformasi, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (6/1/2020) sekitar pukul 19.15 Wita. (F. Istimewa)

Hulondalo.id – Seorang perempuan ditemukan warga tergeletak tak sadarkan diri di sebuah lahan kosong di Jalan Reformasi, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (6/1/2020).

Dikira korban kecelakaan lalu lintas atau tabrak lari, rupanya perempuan yang belakangan diketahui berinisial MP ini ingin bunuh diri. Sembari mengkonsumi minuman keras (miras), perempuan yang diketahui berdomisili di Lingkungan I, Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini menyayat nadi lengannya sendiri.

Informasi itu bermula saat aparat Polsek Limboto mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan tanpa identitas terkapar tidak sadarkan diri, sekitar pukul 19.15 Wita. Dari situ, polisi langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah tiba di lokasi, ternyata benar informasi itu. Saat itu, banyak sekali warga yang sedang berkerumun menyaksikan perempuan itu sembari bertanya-tanya.

Langsung saja aparat Polsek Limboto membawa ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto dengan maksud untuk memberikan pertolongan medis. Pasalnya, ada luka sayatan benda tajam di lengan kirinya. Polisi juga sempat mencium bau alkohol dari mulut perempuan tersebut.

Begitu tiba di rumah sakit dan sedang dirawat oleh tim medis, perempuan cantik yang juga seorang penyayi lokal ini sadar. Kontan dia langsung bangun dan memaksa keluar dari rumah sakit. Awalnya polisi sempat mencegahnya, namun perempuan berkaus hitam itu tetap memaksa keluar dari rumah sakit.

Oleh aparat Polsek Limboto, melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KA SPKT) Aiptu Abdul Wahid Harmain, bahwa diduga perempuan tersebut sedang depresi berat sehingga mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan mengiris nadi lengan kirinya dengan benda tajam.(Ika)