Desa Rejowinangun Ditetapkan Sebagai Desa Digital dan UMKM

Desa Rejowinangun Ditetapkan Sebagai Desa Digital dan UMKM

13/09/2020 14:50 0 By Maman

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Blitar, Rijanto melihat langsung Drive Thru pelayanan KTP digital di Desa Rejowinangun Kademangan Kabupaten Blitar. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, ditetapkan sebagai desa digital dan desa UMKM. Peresmiannya, dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Blitar, Rijanto, Sabtu (12/9/2020).

Gubernur mengatakan, masyarakat Kabupaten Blitar ternyata cenderung lebih suka menabung dimasa pandemi ini. Sekarang kata dia, bagaimana menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM dengan mengajak masyarakat mau membeli, agar ada uang beredar dan pasarnya terbentuk.

“UMKM dan industri mikro di Jawa Timur memiliki kontribusi 54% dalam PDRB Jatim, sehingganya, daya beli masyarakat perlu didorong agar industri mikro dan UMKM terus tumbuh,” kata Gubernur, dalam kunjungannya ke Desa Rejowinangun.

UMKM kata Gubernur, utamanya produksi disektor makanan dan minuman, secara bertahap diharapkan untuk ditumbuh kembangkan, agar kontraksi ekonomi ini bisa dibalik kearah positif.

Sementara itu, Kepala Desa Rejowinangun Bagas W mengatakan, Desa Rejowinangun merupakan pilot project dari Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM. Di desa ini kata dia, ada lebih dari 126 pelaku usaha mikro bergerak dalam makanan dan minuman olahan.

“Saat pandemi Covid-19 ini, kesulitan yang dihadapi distribusi pemasaran, dan penurunan daya beli apalagi sektor pariwisata juga terdampak cukup parah, namun, pemerintah desa dan pemerintah daerah melakukan terobosan, dengan membuat website dan membantu pemasaran,” ungkap Bagas.

“Alhamdulillah pandemi Covid-19 dari bulan Maret sampe kini, tidak ada kendala yang berarti karena sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, semua dapat teratasi,” tambahnya.

Dalam proses pemasaran tersebut kata Bagas lagi, Pemerintah Desa Rejowinangun membuat portal desa digital untuk memasarkan produk melalui katalog online, supaya dikenal luas.

Ditetapkannya desa ini sebagai desa digital, karena Desa Rejowinangun menjadi desa pertama yang berkolaborasi dengan Dispendukcapil Kabupaten Blitar, dalam pelayanan cetak ,KTP KK dan KIA secara langsung online. (Anang)