Di Marisa, Ada 5 Perempuan Terkait Video Joget Challenge Dipanggil Polres Pohuwato

Di Marisa, Ada 5 Perempuan Terkait Video Joget Challenge Dipanggil Polres Pohuwato

15/07/2020 23:07 0 By Alex
Video Viral Gorontalo

Sedikitnya 5 perempuan dan seorang laki-laki dipanggil aparat Satlantas Polres Pohuwato terkait konten video joget challange yang viral di media sosial. Mereka pun membuat surat pernyataan dan tidak ingin mengulangi perbuatannya. (F. Istimewa)

Hulondalo.id – Tak hanya di Kota dan Kabupaten Gorontalo, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pohuwato juga memanggil sedikitnya 5 perempuan pembuat konten video viral Gorontalo, Joget Challenge.

Di depan aparat kepolisian, mereka dibina sekaligus ramai-ramai menyampaikan permohonan maaf atas video yang viral di media sosial Facebook tersebut.

Adapun 5 perempuan yang dipanggil Satlantas Polres Pohuwato masing-masing Adhe Irma Yusuf, Giatri Djafar, Cica Kasim, Fitri Ismail dan Suhartin Djafar.

Ada juga seorang lelaki bernama Rahmat Rabiasa yang ikut serta dalam pembuatan konten video viral Gorontalo tersebut.

Di hadapan pihak kepolisian, mereka mengaku menyesal atas pembuatan konten video yang mereka buat di simpang 4 Blok Plan Perkantoran Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, yang dapat menganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Di hadapan aparat Satlantas Polres Pohuwato, mereka pun membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Winarto SIK melalui AKP I Made Parwita SH SIK MSi ketika dikonfirmasi membenarkan pemanggilan tersebut.

“Jadi, sampai saat ini yang sudah diberikan pembinaan di Polres Gorontalo ada 1 orang, di Polres Gorontalo Kota ada 3 orang dan di Polres Pohuwato ada 6 orang. Jadi totalnya ada 9 orang,” ujar Parwita kepada Hulondalo.id, Rabu (15/7/2020).

Parwita menambahkan, pembinaan tersebut sebagai bentuk pelajaran agar para pembuat konten video tersebut tidak mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu, dapat menjadi contoh bagi masyarakat pada umumnya agar tidak mengikuti perbuatan mereka yang melanggar ketertiban umum.

“Jadi dari saya, silahkan buat konten video yang positif, asalkan jangan menganggu ketertiban umum, apalagi di jalan raya seperti ini. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi masyarakat,” tandasnya.(Jeff)