Di Tengah Pandemi, Persentase Lulusan SMK di Gorontalo yang Punya Pekerjaan Naik

Di Tengah Pandemi, Persentase Lulusan SMK di Gorontalo yang Punya Pekerjaan Naik

12/01/2021 23:59 0 By Alex

Lulusan SMK Gorontalo

Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo Yosef P Koton.

Hulondalo.id – Rupanya pandemi Covid-19 tidak serta membuat produktivitas warga, terutama mereka yang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Gorontalo meredup.

Buktinya, selama tahun 2020 ini persentase alumni SMK di Gorontalo yang terserap lapangan kerja naik sebesar 8% jika dibantingkan tahun sebelumnya.

Jika dirinci, 29,9% di antaranya mereka bekerja di dunia usaha dunia industri, sementara sisanya 10,03% bekerja mandiri.

“Tahun 2019 lalu, lulusan SMK yang memiliki pekerjaan sebanyak 32%. Ini berkat aplikasi Pootu’ude yang kami kembangkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton, saat peresmian gedung dan sarana prasarana SMK Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Selasa (12/1/2021).

Bahkan, aplikasi besutan Dikbudpora Provinsi Gorontalo tersebut sempat mendapatkan penghargaan terbaik II Nasional untuk mengetahui standar kompetensi lulusan SMK.

Melalui aplikasi Pootu’ude itu, alumnus SMK di Gorontalo akan mengisi keberadaan lulusan dan informasi pekerjaan yang digeluti usai mereka lulus dari bangku sekolah.

“Data yang sudah masuk di kita sudah 55%. Selain tadi yang sudah bekerja, ada juga yang melanjutkan ke perguruan tinggi 37,3% dan yang masih menganggur 22,8%,” sambung Yosef.

Selain itu, Yosef juga menyebut terdapat sedikitnya 427 siswa putus sekolah dengan alasan menikah dan membantu orang tua selama pandemi Covid-19, masing-masing 181 siswa SMK dan 246 siswa SMA.

“Untuk itu kami mendorong kepada kepala sekolah dan guru untuk mengajak para siswa ini agar kembali bersekolah. Bagi yang sudah menikah, minimal ikut paket C,” tandasnya.(adv/alex)