Di Tulungagung, Pelanggar Protokol Kesehatan Ucap Janji 3 Kali

Di Tulungagung, Pelanggar Protokol Kesehatan Ucap Janji 3 Kali

14/09/2020 22:42 0 By Maman

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrino, saat diwawancarai disela-sela pelaksanaan Operasi Yustisi. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Sanksi sosial diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Tulungagung, yang kedapatan tak menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker. Sanksi sosial ini antara lain, mengucap janji sebanyak 3 kali, bahwa dirinya akan memakai masker.

Ucap janji ini diantara sanksi sosial yang diberikan aparat gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP, dalam disela-sela pelaksanaan Operasi Yustisi, di simpang empat BTA ini, Senin (14/9/2020). Selain memberikan sanksi sosial, masker juga diberikan kepada para pelanggar.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, dalam operasi ini, pihaknya juga melakukan sosialisasi, terkait Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

“Sosialisasi terus kami lakukan, sambil menunggu aturan tentang denda atas pelanggaran protokol kesehatan diterbitkan,” kata Aristianto.

Denda Rp250 ribu yang melanggar protokol kesehatan di Kabupaten Tulungagung, belum diberlakukan. Sebab, kepolisian masih menunggu dulu regulasi tersebut diterbitkan, baik itu dari Pemprov Jawa Timur maupun Pemkab Tulungagung.

Sanksi sosial lain yang diberikan berupa, menyanyikan Indonesia Raya, menghafal Pancasila dan push up. Sanksi push up diberikan, lantaran ada beberapa pelanggar yang tak hafal Pancasila.

Sementara itu, seorang petugas SPBU yang masih menggunakan seragam juga terlihat tidak memakai masker diberikan sanksi menghafal pancasila sama seperti pelanggar lainnya.

“Jika ditempat kerja, saya harus pakai masker, saat jalan saya pakai helm teropong, jadi susah jika pakai masker,” kata Arif saat ditanya alasannya. (Sururi)