Dibiarkan Karantina Mandiri, 8 Pasien Baru Terpapar Covid-19 dari Pasien 46

Dibiarkan Karantina Mandiri, 8 Pasien Baru Terpapar Covid-19 dari Pasien 46

24/05/2020 00:52 0 By admin

ilustrasi virus corona. (anwar)

Hulondalo.id – Gugus tugas sepertinya harus memperketat protokol penanganan, pasien yang masih status ODP, PDP maupun terkonfirmasi positif covid-19. Sebisa mungkin tidak membolehkan mereka karantina mandiri.

Kasus pasien 46 dari Desa Bua, Kabupaten Gorontalo, harus mejadi pelajaran. Dari satu orang itu, berhasil menjangkiti sedikitnya 8 pasien baru yang terkonfirmasi positif covid-19. Bahkan salah satu diantara pasien baru itu, bukan kerabat pasien 46 tapi, terjangkit dari menantu pasien 46.

Pasien 46 yang ternyata adalah Kepala Desa Bua itu, sebelum dijemput petugas setelah terkonfirmasi positif, terinformasi masih sempat menghadiri acara penyaluran bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi.

Pasien 46 yang masuk orang tanpa gejala itu, tidak menjalani karantina di tempat khusus, melainkan hanya di rumah. Alhasil, dari sembilan pasien yang terkonfirmasi positif, Sabtu, (23/5/2020), delapan diantaranya, terpapar dari pasien 46 atau kerabat dekatnya.

  • Pasien 50 FM perempuan 26 tahun Desa Milangodaa, tenaga kesehatan di RSAS merupakan hasil tracking dari pasien 46.
  • Pasien 52 FP laki-laki 29 tahun Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, anak pertama dari pasien 46.
  • Pasien 53. MRP laki-laki 55 tahun Desa Bua, Kecamatan Batudaa, pasien adalah kerabat dari pasien 46.
  • Pasien 54. REAP laki-laki 21 tahun Desa Bua, Kecamatan Batudaa, anak ketiga dari pasien 46.
  • Pasien 55 RIAP laki-laki 21 tahun Desa Bua, Kecamatan Batudaa anak ke 4 dari pasien 46. Pasien merupakan anak kembar
  • Pasien 56 VPP perempuan 25 tahun Desa Bua Kecamatan Batudaa. Anak kedua dari pasien 46. Merupakan tenaga kesehatan dari RSAS.
  • Pasien 57 OH perempuan Desa Dunggula, merupakan menantu dari pasien 46. Merupakan nakes dari RS Multazam
  • Pasien 58 F perempuan 29 tahun Desa Hulawa, Kecamatan Telaga. Merupakan teman kerja dari pasien 57 menantu dari pasien 46 yang juga Nakes di RS Multazam.

Selain penambahan kasus baru, juru bicara gugus tugas untuk covid-19 di Gorontalo, dr. Triyanto mengatakan, untuk pasien yang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil diterima dari Balai Pom, adalah pasien 23 ML laki-laki 33 Tahun asal Kelurahan Dulalowo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Yang diketahui sebelumnya merupakan bagian dari klaster Suka Bumi.

“Dari hasil swab pertama yang dilakukan, hasil PCR positif. Kemudian hasil PCR Kedua adalah negatif, dan hasil PCR yang ketiga juga negatif,” ungkap dr. Triyanto. “Pasien 23 sudah di rawat di RSAS selama 8 hari, dan saat ini sudah kembali ke rumahnya,” tambahnya. (Rinto)