DID 2020 Tak Ada Pemberitahuan, Djafar: Kami Akan Cek di Lapangan Realisasinya

DID 2020 Tak Ada Pemberitahuan, Djafar: Kami Akan Cek di Lapangan Realisasinya

05/01/2021 23:08 0 By Maman

Rapat Evaluasi OPD oleh DPRD Gorontalo Utara

Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail memimpin rapat evaluasi program dan kegiatan tahun 2020 bersama OPD dilingkup Pemkab Gorontalo Utara. (foto:prin)

Hulondalo.id – November 2020 kemarin, Gorontalo Utara mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) Tahap 3 sebesar Rp 9,8 miliar. Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail mengatakan, dana tersebut baru diketahui, dalam rapat evaluasi program tahun 2020 bersama OPD, Selasa (5/1/2021).

Usai memimpin rapat, Djafar mengatakan, terhadap hal itu, DPRD Gorontalo Utara merasa kecolongan, karena tidak dilibatkan dalam perencanaan kegiatan DID Tahap 3.

“DID turun saat pembahasan APBD Perubahan 2020 selesai, anggaran itu tidak ada pemberitahuan ke DPRD,” kata Djafar.

Bahkan kata Djafar, perencanaan kegiatan DID ini, juga tidak melibatkan DPRD. Dalam rapat itu juga kata Djafar, terungkap bahwa, pemanfaatan DID tahap 3 ini, lebih banyak diarahkan pada kegiatan fisik. Disisi lain, anggaran turun dipenghujung jelang akhir tahun, November 2020.

Ada kekhawatiran dari legislatif, kegiatan fisik tidak akan selesai, karena waktu yang ada sangat mepet. Dan, anggaran yang diterima jumlahnya cukup besar. DPRD yang memiliki tupoksi budgeting selama ini tak diberitahu untuk pemanfaatannya.

“Dalam rapat evaluasi, awalnya seluruh OPD mengaku bahwa, kegiatan sudah selesai 100%, tapi, setelah kita desak, kita kejar sampai kita sampaikan kita akan turun lapangan, muncul pengakuan dari opd bahwa, ada yang belum selesai,” terangnya.

“Kekhawatiran DPRD terbukti, bahwa pemanfaatan anggaran di penghujung tahun, khususnya untuk kegiatan fisik, perlu mempertimbangkan waktu pelaksanaannya,” tambahnya.

Dari data yang ada kata Djafar, komisi di DPRD Gorontalo Utara akan turun lapangan. Memastikan realisasi semua kegiatan fisik, termasuk kegiatan tujuh ruas jalan tani. Informasi yang diperoleh kata Djafar, ada pekerjaan jalan tani yang bervariasi yakni, setengah menggunakan rabat beton, setengahnya lagi dibuka jalan baru. (Prin/Adv)