Diduga Usai Tikam Istri, Warga Atinggola Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangrove

Diduga Usai Tikam Istri, Warga Atinggola Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangrove

29/06/2021 14:46 0 By Alex

Polsek Atinggola - gantung diri Gorontalo

Jasad Risman Hula (50) saat dievakuasi usai ditemukan tewas gantung diri di pohon mangrove. (f. Istimewa)

Hulondalo.id – Warga Desa Oluhuta, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, dibuat geger, Selasa (29/6/2021). Ini menyusul ditemukannya salah seorang warga yang tewas gantung diri di pohon mangrove desa setempat.

Teridentifikasi, jasad tersebut bernama Risman Hula (50) yang merupakan warga setempat. Belum diketahui pasti Risman yang berprofesi sebagai petani melakukan aksi nekatnya itu.

Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Kadir Korompot saat hendak pergi ke kebun tadi pagi, sekitar pukul 06.30 Wita. Agendanya, mau menyiram pupuk untuk tanaman jagung.

Namun di tengah perjalanan, Kadir melihat ada jejak kaki manusia dan terus mengikutinya. Jejak kaki itu membawa Kadir ke sebuah pohon mangrove yang besar. Betapa kagetnya Kadir melihat ada sesosok tubuh yang tergantung di pohon yang sudah tidak bergerak.

Kadir pun langsung kembali ke desanya dan melaporkan kepada aparat desa setempat. Selang beberapa waktu kemudian, aparat polsek Atinggola sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi korban.

Menurut informasi yang diperoleh Hulondalo.id, korban rupanya berstatus tahanan luar oleh Polsek Atinggola. Sebelumnya, Risman Hula dilaporkan ke Polsek Atinggola atas dugaan kasus penganiayaan terhadap istrinya.

Korban diduga depresi setelah bicara dengan istrinya via telepon. Dia diancam oleh istrinya akan dipenjarakan sehingga Risman diketahui beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri, termasuk saat masih di dalam sel Polsek Atinggola. Namun upaya Risman saat itu gagal.

Kapolres Gorontalo Utara, AKBP Dicky Irawan Kesuma melalui Kasat Reskrim, AKP Syang Kalibato ketika dikonfirmasi menyebut, status korban bukan merupakan tahanan luar, melainkan calon tersangka usai kasus penganiayaan terhadap istrinya.

“Bukan tahanan luar, korban ini calon tersangka. Dia (korban) yang menikam istrinya, sudah kita gelar ‘kan kemarin mau naik sidik, mau kita tahan dia untuk diperiksa. ‘kan tidak sembarangan kita menahan orang,” kata Syang.

Dijelaskan Syang Kalibato, saat diamankan pertama kali setelah peristiwa penganiayaan, hal itu dimaksudkan agar tidak menjadi sasaran amuk pihak keluarga.

“Nah, saat itu (di Polsek Atinggola) korban itu gelagatnya kayak mau bunuh diri, tapi yang bersangkutan tidak kita tahan, cuma di luar ‘kan,” terang alumnus Fakultas Hukum UMI Makassar itu.

Dari situlah, saat Risman kembali dari kantor polisi, dan mendapat kabar bahwa diduga akan diceraikan istrinya, Risman pun melakukan aksi nekatnya itu.(Prin)