Dihadang Pandemi, Rencana BKN Bangun Kantor UPT di Gorontalo Tahun Lalu Batal

Dihadang Pandemi, Rencana BKN Bangun Kantor UPT di Gorontalo Tahun Lalu Batal

02/03/2021 14:29 0 By Alex

UPT BKN Gorontalo

Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana saat kunjungannya di Gorontalo, Selasa (2/3/2021). (F. Salman)

Hulondalo.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Bima Haria Wibisana mengaku pihaknya sejatinya akan membangun kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Gorontalo tahun lalu dengan memanfaatkan tanah hibah dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Namun rencana itu urung dilakukan karena banyak anggaran BKN RI telah direalokasi untuk penanganan Covid-19. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menghibahkan tanah di kompleks perkantoran jalan by pass Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

“Sebelumnya dari kami, yang paling dalam, ingin mengucapkan terima kasih ke Pak Gubernur yang sudah memperpanjang pinjam pakai gedung UPT BKN. Sebenarnya tahun lalu kami sudah ingin membangun kantor sendiri, tapi karena pandemi Covid-19 banyak anggaran yang harus direalokasi. Mudah-mudahan tahun ini bisa terwujud,” ujar Bima.

Sejatinya, kata Bima, pembangunan UPT BKN di daerah lebih banyak memanfaatkan lahan hibah milik pemerintah setempat. Bima menyebut, dari 20 kantor UPT BKN di seluruh Indonesia, separuhnya merupakan lahan hibah dan ada juga lahan dan gedung hibah tinggal direnovasi sesuai kebutuhan.

“Jadi ada 3 fungsi untuk pelayanan UPT BKN itu, selain Computer Assisted Test (CAT), juga untuk assesment dan pelayanan kepegawaian. Jadi tidak perlu ke Manado,” sambung Bima.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendorong agar BKN memiliki kantor sendiri di Gorontalo. Alasannya, agar pelayanan kepegawaian dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

“Tadi saya sampaikan ke Pak Sekda, kenapa kita perpanjang pinjam-meminjamnya? Kenapa tidak kita serahkan saja untuk kita hibahkan. Sekarang katanya sudah mau bangun sendiri. Kalau itu masih lama, kita hibahkan saja kantor yang sekarang di Kabupaten Gorontalo itu,” kata Rusli.

Alasan Rusli yang ingin BKN punya kantor di Gorontalo agar, salah satunya, untuk memangkas jarak pengurusan masalah kepegawaian yang biasanya harus dilakukan kantor BKN Regional XI di Manado, Sulawesi Utara.

“Supaya kita tidak mengurus lagi ke Sulawesi Utara. Memang masalah kepegawaian ini sangat ruwet terutama menyangkut pensiun, kenaikan pangkat dan lain-lain,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan BKN menandatangani nota kesepahaman tentang pinjam pakai untuk gedung UPT BKN yang berlokasi di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.(adv/alex)