Dihadapan APD, Bupati Blitar Akui Pentingnya Data yang Valid

Dihadapan APD, Bupati Blitar Akui Pentingnya Data yang Valid

26/06/2020 17:58 0 By Syakir

Rapat koordinasi antara Bupati Blitar, Jawa Timur, dengan perwakilan kepala desa, soal validasi data penerima bansos.

Hulondalo.id (Blitar) – Masih terkait soal tumpang tindihnya data penerima bantuan. Kamis (25/6/2020), Bupati Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rijanto, MM, mengundang perwakilan kepala desa, dalam rapat koordinasi.

Dihadapan para perwakilan kepala desa, Bupati mengakui pentingnya penggunaan data yang benar benar valid, untuk menghindari tumpang tindih dalam proses penyaluran bantuan,

Soal warga banyak yang belum tercover di penyaluran bantuan tahap 1, kata Bupati, bisa didata dan disampaikan ke gugus tugas, agar bisa ditindak lanjuti.

“Sebelum akhir bulan ini,rencananya akan di salurkan bantuan sosial Covid-19 tahap II,namun verifikasi pendataan penerimanya masih dalam proses.”Ujar Bupati.

Sementara itu, juru bicara Perwakilan Kepala Desa (APD), Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono mengatakan, sedikitnya ada 4 poin yang dihasilkan dalam pertemuan itu.

Pertama, warga yang tidak mampu dan belum menerima bantuan bisa diusulkan melalui Bansosda. Kedua, relawan yang sudah menerima SK akan diusulkan dengan format tersendiri tanpa diverifikasi. Ketiga, warga yang sudah tercover di bantuan tahap pertama, tetap diusulkan lagi. Keempat, semua usulan atau verval di kumpulkan di kecamatan paling lambat hari Jum’at 26 Juni 2020.

”Kita APD diundang oleh Bupati terkait percepatan pelaksanaan penyaluran Bansos. Kita di beri pengarahan masalah penyusun data, validasi,verifikasi data yang carut marut tumpang tindih kemarin.”Tandasnya.

“Intinya permasalahan data penerima PKH, karena pendamping memberikan data penerima PKH ke kami, tetapi data ini masih tidak valid seperti ada orang yang terdata tetapi tidak menerima.”Tambahnya. (SA)