Dinas Pangan Gorontalo Kampanye Konsumsi Pangan Lokal Non Beras

Dinas Pangan Gorontalo Kampanye Konsumsi Pangan Lokal Non Beras

01/10/2020 16:06 0 By Alex

Dinas Pangan Provinsi Gorontalo

Talkshow bertemakan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dengan narasumber Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Kamis (1/9/2020). (F. Nova/Humas)

Hulondalo.id – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menggelar diversifikasi pangan lokal bertempat di Grand Place Convention Center, Kota Gorontalo, Kamis (1/10/2020).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), ASN hingga sejumlah komunitas produk pangan non beras asal Gorontalo. Mereka menyajikan 16 menu pangan lokal non beras seperti lemper, lumpia hingga olahan jantung pisang.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sutrisno mengatakan, diversifikasi pangan lokal ini merujuk pada surat edaran Menteri Pertanian, bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19 maka ketahanan pangan keluarga menjadi penting.

Melalui kegiatan diversifikasi pangan lokal non beras ini, tujuannya tidak lain untuk mengurangi ketergantungan dari pada konsumsi beras dengan kegiatan edukasi sekaligus promosi pangan lokal.

“Kita juga ingin menjamin ketersediaan pangan lokal secara mandiri sehingga kita kembangkan pangan lokal seperti jagung, ubi-ubian, pisang dan sebagainya agar tersedia pangan lokal secara mandiri,” kata Sutrisno.

Ditambahkan Sutrisno, diversifikasi pangan lokal tersebut juga untuk menjamin kecukupan gizi masyarakat dengan menanam aneka ragam pangan baik itu sayuran, buah buahan, protein dan juga pangan lokal yang sehat.

“Kita akan bertekad untuk mengurangi konsumsi beras. Kita juga masih impor beras karena konsumsi beras kita sangat tinggi. Per tahun itu 1 orang bisa 170 sampai 180 Kg beras. Sementara konsumsi jagung itu baru 14 Kg per kapita per tahun dan pisang di bawah 10 Kg per orang,” terang Sutrisno.

“Dengan melihat angka tersebut kita akan tingkatkan konsumsi jagung, pisang dan aneka pangan non beras bagi masyarakat. Karena makan non beras seperti jagung dan pisang ini sehat,” sambung dia.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan talkshow bertemakan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dengan narasumber Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba.(adv/alex)