Dirintis Sejak 1866, Museum Penataran Kabupaten Blitar Simpan 3 Jenis Koleksi

Dirintis Sejak 1866, Museum Penataran Kabupaten Blitar Simpan 3 Jenis Koleksi

28/11/2020 10:20 0 By Maman

Museum Penataran

Museum Penataran berada disisi Utara kompleks Candi Penataran. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Dirintis sejak sekitar tahun 1866 oleh Bupati Blitar, Warsokusumo, Museum Penataran ini awalnya bernama Museum Blitar. Kala itu, tempat ini bukan sebuah museum dalam arti yang sebenarnya, tetapi hanya merupakan Balai Penyelamatan Benda-Benda Purbakala, untuk menampung benda purbakala hasil temuan dari wilayah Kabupaten Blitar.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Kabupaten Blitar, Hartono mengatakan, keberadaan museum sangat penting karena memiliki tanggung jawab dan fungsi untuk melestarikan, membina, sekaligus mengembangkan budaya masyarakat baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud.

Museum yang mempunyai 3 jenis koleksi yaitu, arkeologi, ethnografi dan numismatik ini kata Hartono, memiliki tugas penting untuk mengembangkan peran pendidikan, dan menarik pengunjung lebih luas dari kalangan masyarakat, lokalitas, atau kelompok yang dilayaninya.

“Interaksi dengan masyarakat pendukung dan pembinaan serta promosi warisan, merupakan bagian integral dari pendidikan yang harus dilaksanakan oleh museum,” tandasnya, Sabtu (28/11/2020).

Pesan-pesan yang dirangkai lewat display dan ruang pameran, museum juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dan jembatan penghubung yang dapat memicu kesadaran dan pengetahuan bagi masyarakat.

“Keberadaan museum menjadi sangat penting, mengingat museum tidak hanya memiliki fungsi sebagai pelindung benda cagar budaya, melainkan juga sebagai tempat pembentukan ideologi, disiplin, dan pengembangan pengetahuan bagi publik,” ungkapnya.

Koleksi Museum Penataran kata Hartono, masih banyak dan lebih beragam. Masyarakat yang ingin berkunjung, bisa menambah wawasan pengetahuan. Museum ini dibuka setiap hari kecuali hari Senin libur.

Sementara itu, museum ini sebelumnya ada di komplek Pendopo Kabupaten Blitar. Demi memanfaatkan fungsi museum secara maksimal, sebagai pusat pendidikan, penelitian dan rekreasi, maka Museum Blitar dipindahkan ke lokasi kawasan wisata Candi Penataran, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, sekitar tahun 1999 dan akhirnya diberi sebutan Museum Penataran. (Anang/Kmf/Adv)