Disiplin Protokol Kesehatan, Bupati Indra: Sanksi Diperlukan Sebagai Efek Jera

Disiplin Protokol Kesehatan, Bupati Indra: Sanksi Diperlukan Sebagai Efek Jera

15/09/2020 23:49 0 By Maman

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin memimpin rapat Forkopimda, membahas penegakan disiplin protokol kesehatan di Gorontalo Utara. (foto:prin)

Hulondalo.id – Sanksi yang diberikan dalam upaya penegakan disiplin protokol kesehatan, diakui Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin diperlukan, sebagai efek jera bagi yang melanggar. Di Gorontalo Utara, point tersebut dibahas bersama Bupati dengan Forkopimda.

Selasa (15/9/2020), di aula Tinepo kantor Bupati Gorontalo Utara, Bupati mengatakan, Saat PSBB diterapkan lalu, masyarakat sudah disiplin. Namun, setelah itu atau yang kini dikenal dengan sebutan, New Normal, masyarakat seakan-akan sudah bebas sebebas-bebasnya.

“Padahal sebenarnya tidak seperti itu, era new normal disiplin khususnya dalam protokol kesehatan seharusnya lebih ditingkatkan, tapi kondisi dilapangan bisa dilihat, penggunaan masker, cuci tangan dan lainnya tetap dilakukan bahkan di tingkatkan,” kata Bupati.

Terkait sanksi, Bupati mengakui bahwa, dalam rapat tersebut sempat diperdebatkan. Ada usulan sanksi berupa lisan maupun tertulis. Ada juga sanksi berupa denda. Untuk sanksi berupa denda kata Bupati, perlu dibahas lebih jauh baik itu perorangan maupun badan usaha.

Dalam Pergub Gorontalo kata dia, sanksi denda telah ditetapkan sebesar Rp150 ribu. Bahkan kata Bupati, ada sanksi yang mengatur hingga penutupan tempat usaha jika ada karyawan maupun perusahaan yang melanggar.

Karenanya kata Bupati, masukan dan saran dibutuhkan dari berbagai pihak, semata-mata dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Prin/Adv)