Diversifikasi Pangan Lokal, Dinas Pangan Gandeng Politeknik Gorontalo

Diversifikasi Pangan Lokal, Dinas Pangan Gandeng Politeknik Gorontalo

03/09/2020 14:02 0 By Alex

Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo Sutrisno bersama Direktur Politeknik Gorontalo Trisandi Lasalewo saat penandatanganan kerjasama diversifikasi pangan lokal.

Hulondalo.id – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menggandeng Politeknik Gorontalo dalam rangka mengembangkan diversifikasi pangan lokal melalui pembinaan dan pelatihan untuk pelaku usaha pangan.

Kolaborasi itu diwujudkan dalam penandatanganan kerjasama yang digelar di aula Politeknik Gorontalo, Kamis (3/9/2020).

Dikatakan Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sutrisno, pengembangan produk pangan lokal sangat strategis dalam menghadapi gempuran berbagai produk pangan yang banyak beredar di pasaran saat ini, khususnya berbahan baku tepung impor yang setiap tahun meningkat.

Agar mampu bersaing dengan produk luar, kata Sutrisno, produk pangan lokal harus mampu melakukan terobosan agar terus diminati konsumen.

Untuk itu diperlukan inovasi dan kreativitas para pelaku UMKM dalam pengembangan pangan lokal khususnya bahan baku pangan lokal dari tepung yang cukup banyak tersedia.

“Potensi pangan lokal harus didorong ke arah industrialisasi dan komersialisasi untuk menambah nilai tambah, daya saing dan dibutuhkan teknologi dalam pengelolaannya,” ujar Sutrisno.

Olehnya, melalui kerjasama dengan Politeknik Gorontalo ini dalam rangka menguatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal Gorontalo.

Politeknik Gorontalo memiliki peralatan pengelolaan dan pemanfaatan bahan pangan lokal yang dibarengi dengan ilmu teknologi yang siap diterapkan pada para pelaku UMKM.

Kesipan Politeknik akan meningkatkan kemampuan dan kualitas pelaku UMKM sehingga mampu menghasilkan produk yang berdaya saing di pasaran.

Sementara itu, Direktur Politeknik Gorontalo, Trisandi Lasalewo mengapresiasi Dinas Pangan yang telah memilih lembaganya untuk mengembangkan kerja sama dan bersinergi dalam mendukung teknologi inovasi percepatan penganekaragaman pangan.(adv/alex)