DPRD Bojonegoro Kunjungi Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Ini yang Dibahas

DPRD Bojonegoro Kunjungi Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Ini yang Dibahas

14/09/2020 21:18 0 By Maman

Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Komisi III DPRD Kabupaten Blitar. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Kunjungan dilakukan Komisi D Kabupaten Bojonegoro ke Komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Senin (14/9/2020), banyak hal dibahas saat itu terkait pelaksanaan pembangunan ditengah pandemi Covid-19.

Ketua Komisi D Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, menyampaikan, kunjungan kerja dalam rangka mendapatkan informasi tentang tupoksi komisi di Bidang Pembangunan. Di Kabupaten Bojonegoro kata dia, rekanan yang mengerjakan proyek, banyak dari luar Kabupaten Bojonegoro. Didaerah ini juga, status jalan dari tingkat desa ke kabupaten ditargetkan akan tuntas tahun 2021 melalui bantuan Bupati Bojonegoro, yang diberikan kepada Kepala desa dan di alokasikan dalam pembangunan jalan desa.

“Kami berharap bisa saling berbagi terkait dengan pembangunan yang ada di Kabupaten Blitar, agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro lebih baik,” kata politisi PKB ini.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto menyampaikan, pandemi Covid-19, membuat anggaran untuk pembangunan melalui Dinas PURP Kabupaten Blitar, tidak terlalu banyak. Sebab, banyak anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Blitar yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Blitar, mengalami refocusing,” kata Panoto.

Untuk pembangunan jalan, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Ansori Baedlowi juga mengatakan, SK Bupati Blitar telah menetapkan status jalan di desa, yang seharusnya dibangun melalui anggaran desa, kini ditetapkan sebagai jalan Kabupaten. Sehingga kata dia, kewenangan untuk pembangunan itu ada di tingkat kabupaten.

Koordinasi kata Ansori, diharapkan agar dapat dilakukan oleh eksekutif dengan legislatif, termasuk dengan masyarakat, agar penetapan status jalan dalam SK ini, tidak menimbulkan permasalahan dan pembangunan tetap berlangsung. (Anang/Adv)