Edan! Tak Lama Lagi Ramadhan, 3.500 Liter Cap Tikus Ini Mau Dibikin Apa?

Edan! Tak Lama Lagi Ramadhan, 3.500 Liter Cap Tikus Ini Mau Dibikin Apa?

26/03/2020 17:07 0 By Alex

Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Gorontalo yang dipimpin Iptu Emil Pakaya saat mengamankan mobil truk yang berisi 3.500 Liter miras jenis cap tikus asal Sulut, bersama lelaki berinisial LA di Mapolda Gorontalo.

Hulondalo.id – Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Gorontalo lagi-lagi menggagalkan kiriman minuman keras (miras) dari wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Tak tanggung-tanggung, kali ini jumlahnya cukup fantastis, yakni sebanyak 3.500 Liter miras jenis cap tikus. Miras tersebut rencananya akan dipasarkan di wilayah Gorontalo.

Beberapa hari sebelumnya, Tim Opsnal juga berhasil menggagalkan peredaran cap tikus dari wilayah Sulut. Saat itu, 1.100 Liter yang disita. Padahal, tak lama lagi warga Gorontalo akan segera memasuki bulan suci Ramadhan.

“Ya, miras tersebut diangkut menggunakan satu unit mobil truk. Kita amankan saat di parkir di Desa Ombulo,” ujar Iptu Emil Pakaya yang memimpin Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Gorontalo, Kamis (26/3/2020).

Awalnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah mobil truk yang berasal dari wilayah Sulut datang ke Gorontalo untuk menjual miras jenis cap tikus.

Berdasarkan informasi itu, Tim Opsnal pun melakukan pengembangan. Belakangan polisi mendapat informasi, bahwa truk dengan nomor polisi DB 8784 LH tersebut tengah di parkir di halaman rumah milik lelaki berinisial LA di Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Saat mobil truk merek Hino Dutro warna merah itu diperiksa, terdapat 120 dus dan 20 karung berisi miras jenis cap tikus. Jika dirinci, setiap dus dan karung tersebut berisi 25 Liter cap tikus. Totalnya pun mencapai 3.500 Liter cap tikus.

“Nilainya kalau di uangkan mencapai Rp 56 Juta,” tambah Iptu Emil Pakaya.

Setelah diinterogasi, LA mengaku bahwa ribuan liter minuman haram itu berasal dari Kecamatan Kapitu, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut.

Saat ini pun, barang bukti, utamanya berupa mobil truk dan miras, telah diamankan ke Mapolda Gorontalo untuk proses lebih lanjut.(Alex)