Eduart: Sarjana Tak Sekedar Status Sosial, Tapi Manifestasi Kualitas Diri

Eduart: Sarjana Tak Sekedar Status Sosial, Tapi Manifestasi Kualitas Diri

26/09/2020 21:50 0 By Syakir

Rektor UNG Eduart Wolok, saat memberi sambutan dihadapan 300 wisudawan, Sabtu 26/9/2020).

Hulondalo.id – Kuliah hingga hingga lulus menjadi sarjana, adalah impian tiap mahasiswa terutama orang tuanya. Kendati demikian, tak sedikit gelar sarjana yang diembannya hanya dilihat sebagai status sosial untuk dituliskan di undangan.

“Menjadi sarjana ada impian paling besar setiap mahasiswa. Ada jam tidur, waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat yang harus dikorbankan demi menyelesaikan studi akhir,” papar Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok dalam sambutannya, dihadapan 300 wisudawan, Sabtu (26/9/2020).

Eduart menekankan pentingnya para wisudawan memahami betul proporsi kesarjanaan. Baginya, Sarjana tak sekedar status sosial tapi itu adalah sebuah manifestasi kualitas diri.

“Sebagai status sosial, kesarjanaan dipandang sebagai sebuah formalitas belaka, berhenti pada nama-nama yang ditulis di dalam surat undangan; atau disuarakan di dalam perhelatan dan sambutan-sambutan. Sedang sebagai kualitas diri, kesarjanaan harus dipandang sebagai sebuah tanggung jawab terhadap masyarakat,” tegasnya.

Secara substansi, isi pidato Eduart itu menyinggung bahwa seorang sarjana, adalah mereka yang memiliki kompetensi, nalar yang cakap, penguasaan bidang ilmu, hingga kemampuan untuk bekerja dengan baik sesuai bidang ilmunya.

Eduart berpesan, para sarjana harus terus belajar dan berinovasi, sembari mawas diri bahwa kesarjanaan mereka itu harus digunakan untuk menjawab tantangan sosial-budaya dan ekonomi di tengah-tengah masyarakat.
(adv)