Eka Putra: RKPD Boalemo 2022 Harus Sesuai Visi-Misi

Eka Putra: RKPD Boalemo 2022 Harus Sesuai Visi-Misi

19/02/2021 20:32 0 By Yadin

Ketua DPRD Boalemo, Eka Putra Noho hadir di forum rancangan awal RKPD 2022. (istimewa)

Hulondalo.id – Pemaparan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo mendapatkan tanggapan dari DPRD.

Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho ikut memberi tanggapan dan masukan dalam kegiatan forum konsultasi publik dilaksanakan, Jumat (19/2/2021).

Disampaikan Eka, rancangan RKPD harus sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan.

“Rancangan ini sebenarnya tidak boleh lari dari visi dan misi pemerintah daerah. Visi dan misi pemerintah daerah selama lima tahun pun harus connect dengan visi dan misi pemerintah provinsi hingga pusat,” jelas Eka Putra.

Bagi politisi PDI-P itu, setiap kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah harus bisa memberikan hasil konkret dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Saya senang mendengar banyak penghargaan yang didapatkan pemerintah daerah, tetapi untuk apa jika itu tidak berbanding lurus dengan kehidupan masyarakat yang ada di Boalemo,” tegasnya.

Dirinya berharap agar semua pemangku kepentingan benar-benar memikirkan daerah dan masyarakat Boalemo.

“Sekarang kita yang hadir di sini adalah para pemaku kepentingan. Saya ingin dengar, ada di luar sana para sesepuh, para tokoh dan pemuda yang punya ide-ide untuk bisa dituangkan di forum pertemuan seperti ini. Jangan sampai kita melakukan kegiatan ini hanya seremonial saja,” terangnya.

Terkait SKPD yang diberikan porsi anggaran oleh pemerintah daerah menurutnya, harus bisa menjabarkan visi dan misi pemerintah. Bukan sekedar untuk memikirkan keuntungan ataupun kerugian bagi pribadi.

“Nah, kedepan hilangkan pikiran seperti ini. Saya yakin, tema apapun yang dihasilkan, kalau mindset kita tidak dirubah, tetap akan seperti ini,” pesannya.

“Kita di DPRD melihat, terkait berapa program dari visi dan misi pemerintah daerah. Ini harus diperhatikan dan diselesaikan, agar jangan sampai laporan bupati selama lima tahun ada yang tidak terselesaikan. Seharusnya, ketika pemerintah melihat bahwa ada program yang tidak memenuhi target, maka kita diskusikan dan ubah, sehingga perjalanan pemerintahan ini bisa bagus dan mencapai target,” sambung Eka.

Terakhir, Eka berpesan apapun tema yang dihasilkan harus mempunyai target yang jelas.

“Jangan sampai tema bagus didengar, namun hasilnya tidak baik. Lebih baik tema tidak bagus, tapi hasil bagus. Saya inginkan seperti itu,” ujarnya. (Mg-03/adv)