EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo Diikuti 2 Mahasiswa Baru Berkebutuhan Khusus

EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo Diikuti 2 Mahasiswa Baru Berkebutuhan Khusus

14/09/2020 15:06 0 By Alex

Universitas Terbuka Gorontalo

Suasana kegiatan EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo. UKBM tersebut diikuti oleh 295 mahasiswa baru, termasuk 2 di antaranya mahasiswa berkebutuhan khusus. (F. UT Gorontalo)

Hulondalo.id – Siapa bilang kuliah online di Indonesia tak ramah bagi mahasiswa yang berkebutuhan khusus? Buktinya, ada 2 mahasiswa tuna netra secara intensif mengikuti Edukasi Kegiatan Belajar Mandiri (EKBM) di Universitas Terbuka Gorontalo, baru-baru ini.

Ya, kegiatan EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo itu diikuti setidaknya 295 mahasiswa baru, termasuk 2 mahasiswa yang berkebutuhan khusus tadi.

Seperti diketahui, EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo merupakan suatu kegiatan orientasi pengenalan kampus dan pelatihan belajar mandiri bagi mahasiswa baru di kampus pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia itu.

“Ini merupakan ke-khasan inklusivitas pendidikan yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka. Kita terus mengembangkan layanan kepada seluruh warga negara Indonesia, termasuk memberikan pelayanan pendidikan kepada kelompok masyarakat berkebutuhan khusus,” kata Direktur Universitas Terbuka Gorontalo, M Husni Arifin Ph.D, Senin (14/9/2020).

Ditambahkan Husni, EKBM di Universitas Terbuka Gorontalo, khusus di masa pandemi Covid-19, sejatinya diselenggarakan secara online dan tatap muka.

Khusus untuk tatap muka, digelar sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat, hanya khusus kepada 30 mahasiswa baru penerima beasiswa KIP Kuliah dan 2 mahasiswa difabel.

Sisanya, mengikuti EKBM secara online melalui aplikasi Ms Teams dan via Channel Youtube UT Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari, yakni 12-13 September 2020.

Husni pun menyampaikan selamat bergabung kepada para mahasiswa baru Universitas Terbuka Gorontalo. Pilihan mahasiswa baru untuk mengenyam pendidikan di Universitas Terbuka tentunya sangat tepat, terutama di masa pandemi Covid-19.

“Ini karena Universitas Terbuka merupakan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dengan sistem PTJJ (Pendidikan Terbuka Jarak Jauh) yang mengerti kebutuhan masyarakat dan mahasiswanya dengan fleksibilitas dalam akademik dan proses pembelajaran, dan tentunya dengan kualitas yang diakui secara Nasional dan Internasional,” tandas Husni.(adv/alex)