Eksistensi Masyarakat Aktif, Teladan (Ectivity Society)

09/05/2019 13:33 0 By HulondaloID

Penulis : Armin

Masyarakat pada umumnya merupakan kelompok yang mempunyai kelebihan dalam potensi ilmu pengetahuan yang patut menjadi teladan.

Keteladanan secara harfiah sebagai suatu kondisi bagi siapapun yang memberikan contoh kepada yang dipimpin atau masyarakat mengenai nilai-nilai, sikap dan sopan santun atau perilaku yang patut diikuti. Yang kemudian bisa dikembangkan melalui nilai bersama dalam kelompok masyarakat.

Masyarakat memiliki kebebasan untuk berpendapat, berpikir untuk siapa dan bagaimana kehidupan masyarakat itu sendiri, yang terpenting ialah bagaimana menempatkan posisinya sebagai masyarakat yang dipimpin.

Masyarakat dewasa juga dituntut untuk memberikan motivasi terhadap anak- anak, remaja, yang kemudian pada saat dewasa mereka bisa berpikir kedepan untuk menjadi kelompok society ( masyarakat) yang memberikan contoh terhadap generasi selanjutnya.

Dalam kontes kehidupan bahwa masyarakat memiliki nilai positif terhadap potensi yang abstrak, mengapa demikian ? karena semua yang berkaitan dengan kehidupan sosial bisa dirasakan bahkan secara tidak langsung mendapatkan hasil yang baik, apabila nilai-nilai kehidupan masyarakat itu sendiri, dikembangkan dan dipraktekan.

Dari potensi itulah masyarakat bisa melakukan kerja sama antar kelompok. Dengan adanya kerja sama kelompok masyarakat, lahirlah tradisi dan budaya sehingga bisa menjadikan masyarakat tetap utuh dalam mempertahankan karakter yang mempunyai hasil atau pencapaian moralitas kehidupan untuk generasi kedepan.

Tiga hal yang perlu dikembangkan masyarakat adalah :

  1. Memberikan konstribusi pemikiran terhadap generasi, betapa pentingnya nilai-nilai moral dilingkungan masyarakat.
  2. Solidaritas terhadap perkembangan kerja kelompok masyarakat.
  3. Memberikan perubahan yang lebih baik, dari pada perubahan-perubahan yang sebelumnya.

Masyarakat yang aktif atau ( ectivity society ) ialah masyarakat yang memiliki tanggung jawab bersama-sama dalam melakuakan perubahan terhadap kehidupan sosial.

Masyarakat tidak boleh vakum atau diam, artinya bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat seperti : ekonomi, politik, moral, Agama, budaya dan lain sebagainya, merupakan kewajiban yang harus dikembangkan oleh masyarakat itu sendiri.

Dalam kehidupan bermasyarakat perlu adanya solidaritas, mengapa demikian ? karena sesungguhnya keberhasilan aktivitas masyarakat tersebut, lahir dari solidaritas bersama.

Oleh karena itu, solidaritas sangat dibutuhkan dalam sagala hal. Baik lingkungan sekolah, kepemerintahan bahkan dilingkungan masyarakat.

Untuk mendorong kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, perlu adanya partisipasi. Di antaranya ialah : pertama, partisipasi waktu.

Kedua, partisipasi gotong royong. Ketiga, partisipasi kedisiplinan. Selanjutnya, aktivitas dari masyarakat dalam penataan ketiga partisipasi tersebut, sebagai referensi kehidupan masyarakat yang menjadi teladan terhadap eksistensi sosial.

Sekarang ini, perubahan serta kemajuan teknologi sangat pesat yang bisa memudahkan masyarakat untuk belajar dan bisa mengembangkan pengetahuan yang luas.

Kemajuan teknologi termasuk perkembangan partisipasi yang dilakukan oleh ilmuan. Dan sekarang menjadi peluang bagi masyarakat untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.

Peran masyarakat terhadap eksistensi moral merupakan keaktipan berpikir secara nyata sebagai wujud perubahan dimasa yang akan datang.

Perlu dikaji bahwa aktivitas dari masyarakat sendiri lahir karena keinginan yang besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bagaimana memikirkan keberadaan mereka untuk mencapai nilai kebutuhan yang lebih baik. (*)