Era New Normal Pemerintah Konsisten & Masyarakat Disiplin

Era New Normal Pemerintah Konsisten & Masyarakat Disiplin

05/01/2021 12:00 0 By Yadin

Penulis: Hellen Sindim, Mahasiswa Magister Keperawatan,
Kepemimpinan dan manajemen Keperawatan,
Universitas Indonesia.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan bahwa penyebaran Covid-19 adalah transmisi dari manusia ke manusia melalui droplets. Droplet ini bisa terhirup oleh orang lain yang dekat dengan orang pembawa virus, atau menempel ke permukaan benda atau jika orang lain menyentuhnya dan kemudian mengusap hidung, mulut, atau mata.

Di Era New Normal saat ini, bagi sebagian orang mungkin sudah menganggap remeh virus ini. Tapi apakah ada yang menyadari jika seseorang yang mempunyai comorbid atau penyakit bawaan seperti penyakit asma, penyakit diabetes, gagal ginjal kronis, hipertensi, orang yang sedang menjalani pengobatan seperti kemoterapi, akan menjadi sangat berbahaya? Masyarakat harus segera menyadari dan menerpakan protocol Kesehatan sebagai suatu lifestyle. Karena untuk melindungi diri sendiri, keluarga dirumah dan orang sekitar yang kita sayangi. Berdasarkan bahaya virus dengan cara penularannya Gubernur provinsi Gorontalo mengeluarkan peraturan gubernur dan upaya ini menjadi sangat penting, sebagai tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dari tertular Virus Penyakit Covid-19.

Pada tanggal 17 agustus 2020 Gubernur provinsi Gorontalo telah menetapkan peraturan gubernur Gorontalo no 41 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum. Tujuan agar masyarakat dapat disiplin menerapkan protokol Kesehatan sehingga dapat menekan penyebaran virus covid19 dengan harapan angka kasus pasien terkonfirmasi covid19 di provinsi Gorontalo menurun. Pada kenyaatannya, semenjak peraturan ini ditetapkan sampai pada pertengahan desember 2020 tidak terjadi penurunan kasus. Data yang ditemukan di website https://dinkes.gorontaloprov.go.id/covid-19/ pada tanggal 17/08/2020 kasus terkonfirmasi positif covid19 berjumlah 1788 orang, pada tanggal 16/12/20 berjumlah 3342 orang. Kurang lebih 3 bulan penambahan kasus terkonfirmasi positif covid19 berjumlah 1.554 orang. Belum lagi terjadi pelonjakan kasus di akhir tahun 2020 yang belum tercatat oleh system.

Apakah ada yang salah dengan peraturan yang telah dibuat? Pergub no 41 tahun 2020 telah di laksanakan di seluruh kabupaten di provinsi Gorontalo Namun, kebijakan ini belum dapat mempengaruhi perilaku masyarakat untuk menerapkan protocol Kesehatan. Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Badan Litbangkes, telah melakukan survei secara on-line (internet, facebook, instagram, twitter, whatsapp) terkait Kepatuhan Masyarakat terhadap Himbauan Jaga Jarak dan Perilaku Higienis Perorangan, terkumpul 19.654 responden (70% perempuan, 30% laki-laki; 94% berumur antara 17-55 tahun) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Hasil yang di dapatkan Tingginya level pengetahuan masyarakat tentang cara penularan dan penyebaran Virus Covid-19 tidak dibarengi dengan praktik yang disiplin oleh warga masyarakat. Dengan berbagai alasan,sebagian warga masyarakat menyatakan sulit untuk melakukan physical distanding/social distancing dan juga ada sebagian yang masih mempraktikkan bersentuhan dengan orang lain, Dengan berbagai alasan, sebagian warga masyarakat masih keluar rumah dengan tidak menggunakan APD yang adekuat (masker, sarung tangan), dan sewaktu pulang ke rumah masih ada yang tidak melalukan cuci tangan atau mandi.

Berdasarkan hasil survei tersebut bisa dilihat, diperlukan konsisten dari pemerintah dalam menerapkan kebijakan ini agar masyarakat dapat disiplin untuk menerapkan protocol Kesehatan. Seperti ahhli Kesehatan masyarakat FKM UI Pak Hasbullah Thabrany dalam metro TV mengatakan,  kalau pemerintah kuat dan rakyat disiplin maka kasus akan turun, rakyat tidak disiplin tapi pemerintah kuat kasus masih bisa turun karena pemerintah bisa menekannya, tapi jika pemerintah lemah walaupun rakyat disiplin kasus bisa terus bertambah. Diperlukan ketegasan dari pemerintah dalam menerapkan kebijakan agar dapat masyarakat disiplin dalam menerapkan protocol Kesehatan.

Berdasarkan data yang telah ditemukan, maka dapat di identifikasi rekomendasi kebijakan agar kebijakan yang telah dibuat dapat terlaksana dengan maksimal sehingga angka kasus di tahun 2021 dapat menurun. Era New normal, Pemerintah konsisten dan masyarakat disiplin.

  1. Perlu untuk secara terus menerus melakukan edukasi melalui berbagai saluran yang ada (media sosial, media elektronik, leaflet, kelompok kemasyarakatan) terkait dengan protokol Kesehatan agar masyarakat tidak lupa akan virus covid19 yang masih terus ada diskitar
  2. Perlu ketegasan dalam menerapkan kebijakan yang telah ditetapkan agar masyarakat dapat tertib menerapkan protocol kesehatan
  3. Perlu mengevaluasi pelaksanaan terkait kebijakan di setiap pemerintah kabupaten karena tanpa ada monitoring khusus kebijakan tidak dapat diterapkan dengan maksimal.
  4. Membuat dalam peaturan daerah sehingga seluruh institusi dalam pemerintahan dapat bertanggung jawab. Dalam peraturan daerah perlu mencantumkan mekanisme dalam monitoring dan evaluasi secara tegas dan jelas agar kepala daerah bisa mengambil kebijakan untuk diterapkan dalam daerah masing-masing. Perlu mempertegas pada sosialisasi dan partisipasi agar dinas terkait dapat menjalankan tugas dengan maksimal.