Fasilitasi Aspirasi Rakyat, Gubernur Gorontalo Akan Bentuk Tim Pengkaji UU Cipta Kerja

Fasilitasi Aspirasi Rakyat, Gubernur Gorontalo Akan Bentuk Tim Pengkaji UU Cipta Kerja

11/10/2020 23:22 0 By Alex

Gubernur Gorontalo UU Cipta Kerja

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat pertemuan dengan perwakilan mahasiswa didampingi unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, Sabtu (11/10/2020). (F. Fadly/humas)

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berencana akan membentuk tim pengkaji UU Cipta Kerja menyusul sejumlah aspirasi yang disampaikan perwakilan mahasiswa saat pertemuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, Ahad (11/10/2020).

“Solusi dari saya, ini kita kaji dulu apa yang tidak sesuai. Mulai besok saya akan bentuk tim pengkaji UU Cipta Kerja ini dari ahli hukum. Silahkan Kemenkumham ajukan siapa, dari Polda siapa, dari Kejati, termasuk dari mahasiswa. Nama-nama ini nanti saya akan SK-kan,” tegas Gubernur Rusli Habibie.

Maksud untuk membentuk tim pengkaji tersebut untuk melihat sejauh mana materi UU Cipta Kerja yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat. Tim tersebut nantinya akan mengkaji poin per poin hingga pasal per pasal UU Cipta Kerja.

Setelahnya, Gubernur Gorontalo akan siap memfasilitasi aspirasi mahasiswa berdasarkan kajian tim hukum tersebut untuk disampaikan langsung kepada pemerintah pusat, baik langsung DPR RI atau kepada Presiden.

“Supaya tidak dianggap bohong, saya akan minta waktu ketemu Ketua DPR RI, kita berangkat. Saya akan fasilitasi syukur-syukur ketemu Presiden, kita akan langsung ke Mendagri dan kita kawal,” tambah Rusli.

Dia menilai, setiap aksi protes mahasiswa sejatinya adalah bentuk koreksi terhadap pemerintah. Meski begitu, unjuk rasa dinilai tidak tepat. Selain merugikan banyak pihak, unjuk rasa juga dinilai tidak akan banyak merubah keadaan.

Olehnya, perlu adanya dialog dan kajian untuk memberikan masukan kepada pemerintah.

“Kalau masih ada lagi yang mau menyampaikan aspirasi, saya berikan ruangan ini (mediasi), 1×24 jam saya siap. Kalau itu untuk kebenaran, saya akan berada di depan, tapi tolong jangan rugikan kita semua,” harap Rusli.(adv/alex)