Future Leader’s Talk, Dorong Anak Muda Gorontalo Berkarya

Future Leader’s Talk, Dorong Anak Muda Gorontalo Berkarya

28/01/2019 03:40 0 By Alex

Kantor Staf Presiden KSP

Syska Hutagalung, Deswita Arvinci dari Kantor Staf Presiden, Arie Kriting Stand Up Comedian dan Nurfitri Zaleha Amma Duta Wisata Gorontalo saat sharing sessions dengan Milenials Gorontalo

Hulondalo.id – Mendapatkan tugas dari Kantor Staf Presiden (KSP) dimanfaatkan oleh Syska Hutagalung dan Deswita Arvinci sebagai Tenaga Ahli Muda di KSP untuk menggelar Future Leader’s Talk bersama millenials atau generasi muda yang ada di Gorontalo pada (27/1/2019).

Syska Hutagalung mengakui bahwa dirinya juga mengajak Stand Up Comedian, Arie Kriting yang juga sebagai Pekerja Kreatif untuk hadir dalam acara sharing sessions tersebut.

“Kami sebagai tenaga ahli muda dari Kantor Staf Presiden selain ada penugasan di Gorontalo, kebetulan kami memiliki waktu luang selama satu hari. Saya pikir sayang ya sudah jauh-jauh ke sini, dibiayai negara kemudian waktu luang yang ada saya hanya leha-leha. Akhirnya saya kepikiran untuk menculik Arie Kriting, untuk sharing bersama millenials Gorontalo,” tuturnya.

Sharing sessions bersama Millenial Kantor Staf Presiden yang bertempat di Mary Coffe, Jalan Panjaitan tersebut diikuti sedikitnya 50 anak muda Gorontalo yang hadir dari berbagai komunitas.

Selain Staf dari KSP dan Arie Kriting, Nurfitri Zaleha Amma sebagai Duta Pariwisata sekaligus Nou Provinsi Gorontalo 2014 juga didaulat sebagai pembicara sebagai perwakilan anak muda Gorontalo.

Dalam sharing sessions tersebut, Syska terlebih dahulu memberikan gambaran mengenai apa yang dikerjakan oleh tenaga ahli muda di KSP.

“Jadi bisa dibilang tugas kami di KSP adalah menyelesaikan program-program prioritas bapak Presiden lewat kerjasama dengan kementerian-kementerian,” jelas Syska.

Sesi tanya jawab pun mendapat antusias dari peserta yang hadir. Seorang di antara mereka pun menanyakan tentang kontribusi apa yang sekiranya bisa dilakukan sebagai generasi Millenials.

Menanggapi hal tersebut, Arie Kriting mengatakan bahwa untuk berkontribusi kepada negara sebenarnya cukup dengan dimulai dari hal-hal yang sangat sederhana.

“Bagaimana berkontribusi untuk negara, jawabannya sederhana cukup dengan tidak ikut-ikut menjadi pembuat masalah atau menjadi sumber masalah itu sudah cukup. Tidak menjadi pengangguran dan bisa kasih manfaat sama orang terdekat juga sudah termasuk kontribusi,” ujar Arie.

Arie pun menambahkan, untuk tidak menjadi pengangguran pun sejatinya tidak harus dengan bekerja kantoran melainkan juga bisa bekerja di bidang industri kreatif dengan membuat karya atau konten.

“Kita sekarang ada di era terbuka, untuk berkarya tidak dibatasi. Jadi kita sebagai generasi milenials punya peluang yang besar untuk berbuat besar. Sekarang tidak perlu anaknya siapa dan asalnya dari mana untuk bisa berkarya. Semua punya kesempatan yang sama,” tutup Arie.(Tri)