Gegara Batas Kebun, Leher Nyaris Putus Ditebas Tetangga

Gegara Batas Kebun, Leher Nyaris Putus Ditebas Tetangga

10/11/2020 13:48 0 By Syakir

Korban dan barang bukti parang, kasus pembacokan di Desa Batulayar, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Senin (9/11/2020).

Hulondalo.id – Diduga hanya dipicu soal batas tanah kebun, leher Nuni Badiko warga Batulayar, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, ditebas dengan parang dari belakang hingga nyaris putus.

Ceritanya, Senin (9/11/2020), sekitar sore hari, korban Nuni Badiko yang sedang berada di kebun miliknya, didatangi pelalu HA alias Husin (30) yang juga warga Desa Batulayar.

Pelaku Husin pun datang dan mengajak korban melihat batas kebun miliknya yang kebetulan bersebelahan dengan kebun milik korban Nuni.

Sayang ajakan itu tidak diindahkan korban, dengan dalih kalau mau lihat batas lahan, harus meghadirkan pemerintah desa setempat. Keduanya pun sempat adu mulut.

Pelaku Husin bersikukuh. “Kita mo tunggu nga (saya tunggu kamu) di batas Tanah,” kata Husin. Seruan itu tak membuat korban bergeming.

5 menit menunggu, korban tak kunjung tiba. Pelaku pun naik darah, hingga kemudian menghunuskan parangnya dan menebas leher korban dari belakang. Tebasan itu membuat korban tersungkur dengan luka menganga di leher bagian belakang.

Usai menebas lawannya, pelaku pun meninggalkan korban begitu saja dikebunnya, dan menyerahkan diri ke Polsek Bongomeme. Sedangkan korban, kendati mengalami luka berat namun berhasil selamat.

Sebelum kejadian ini, baik korban maupun pelaku sempat dimediasi di kantor desa, kata Kanit Reskrim Polsek Bongomeme, Tomy Lumikis saat dikonfirmasi.

“Saat ini korban dirawat di RS. MM Dunda Limboto untuk menjalani perawatan. Karena mengalami luka berat. Adapun barang bukti dalam kasus tersebut berupa Parang,” terang Tomy. (opin)