Gelar Aksi Jalan Mundur, Jurnalis Gorontalo Tolak RUU KUHP

Gelar Aksi Jalan Mundur, Jurnalis Gorontalo Tolak RUU KUHP

23/09/2019 19:11 0 By Alex

Puluhan wartawan Gorontalo menggelar aksi long march dengan jalan mundur menolak RUU KUHP yang dinilai mengekang kebebasan pers.

Hulondalo.id – Puluhan wartawan dari media cetak, televisi dan online di Gorontalo menggelar aksi demo menolak RUU KUHP yang dianggap mengancam kebebasan pers, Senin (23/9/2019).

Aksi para wartawan yang juga tergabung dalam Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) itu menggelar aksi long march dengan cara jalan mundur mulai dari patung Saronde hingga ke kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sekitar pukul 15.00 Wita.

Seperti yang disuarakan Andri Arnold, mewakili jurnalis Gorontalo menuntut RUU KUHP agar dapat dicabut karena beberapa pasal diantaranya bertentangan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Salah satu yang disinggung terkait pasal 281 yang menekan pers untuk tidak melakukan peliputan di pengadilan, kecuali harus seizin pengadilan.

“Kami meminta agar revisi KUHP dapat dicabut kembali. Sebab pasal-pasal yang ada di dalamnya adalah pasal-pasal ngawur yang dapat mengancam kebebasan pers yang ada saat ini,” lantang Andri.

“Sudah 74 Tahun Indonesia Merdeka, tapi Pers Indonesia baru 21 terbebas dari Orde Baru. Maka jangan sampai dengan disahkannya Revisi KUHP, Pers Indonesia akan kembali lagi ke masa itu,” serunya lagi dengan lantang.

Wartawan Metro TV ini pun mengajak kepada seluruh insan pers dan juga masyarakat untuk jangan bungkam, sebelum dibungkam dengan paksa dan jangan diam sebelum dipaksa didiamkan.

Selain orasi ilmiah, aksi sore itu juga diwarnai dengan pembacaan puisi, nyanyian lagu, juga pengumpulan seluruh ID Card milik jurnalis Gorontalo serta pelepasan 2 ekor burung merpati sebagai tanda pers harus tetap bebas.(Tri)