Gelar FGD, UNG Siap Berkolaborasi Dengan Komisi Kejaksaan RI

Gelar FGD, UNG Siap Berkolaborasi Dengan Komisi Kejaksaan RI

21/11/2020 21:34 0 By admin

Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, ST, MT saat menyampaikan sambutan.

Hulondalo.id – Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema menggerakkan peran serta civitas akademika kampus dalam rangka mendukung tugas dan fungsi Komisi Kejaksaan RI, Jumat (20/11/2020) di Hotel Aston Kota Gorontalo.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Komisi Kejaksaan RI dengan UNG serta perjanjian kerjasama antara Komisi Kejaksaan RI dan Fakultas Hukum UNG.

Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, ST, MT menyampaikan beberapa pandangan yakni pertama, secara eksplisit Undang-undang Nomor 22 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional maupun Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menegaskan bahwa, Perguruan Tinggi wajib menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kedua, Perguruan Tinggi sebagai tempat berkumpulnya kaum intelektual yang mencakup dosen dan mahasiswa diharapkan mampu mewakili megara melalui pilar pendidikan dan pengajaran.

“Menciptakan bibit-bibit potensial yang mampu mengarahkan bangsa ini ke arah lebih maju dengan pilar penelitian. Mampu menemukan solusi pemecahan masalah dengan pilar pengabdian. Mampu memberikan manfaat untuk nangsa dan negara,” terang Eduart.

Eduart menambahkan, bahwa Perguruan Tinggi sebagai mitra strategis Komisi Kejaksaan RI dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2011 Komisi Kejaksaan RI memiliki tanggung jawab untuk mendorong terciptanya kinerja kejaksaan yang lebih profesional dan berintegritas.

“Berikutnya, untuk menciptakan atmosfir yang demikian, tentu fungsi pengawasan dan pemantauan menjadi kunci guna optimalisasi kualitas kinerja dari aparat kejaksaan. Perguruan Tinggi haruslah menjadi mitra strategis Komisi Kejaksaan mengenai riset-riset dalam upaya pembentukan produk hukum yang bermanfaat bagi pengembangan dan peningkatan kinerja aparatur kejaksaan. Menjadikan formulasi dan rujukan oleh Komisi Kejaksaan RI,” jelas Eduart.

UNG sendiri berkomitmen untuk terus mencetak lulusan Sarjana Hukum yang handal dan berintegritas. UNG siap bekerja sama  dengan Komisi Kejaksaan RI dalam implementasi Perpres Nomor 18 Tahun 2011. UNG siap berkolaborasi dengan Komisi Kejaksaan RI untuk melaksanakan riset di bidang hukum untuk menemukan formulasi yang tepat dalam upaya mendukung peningkatan kualitas SDM khususnya aparat kejaksaan untuk mewujudkan penegakan, perlindungan, dan keadilan hukum bagi masyarakat. (***)