Genjot Kesembuhan Covid-19 di Gorontalo: Larang Isolasi Mandiri, Sistem Karantina Dibuat Terpusat

Genjot Kesembuhan Covid-19 di Gorontalo: Larang Isolasi Mandiri, Sistem Karantina Dibuat Terpusat

25/09/2020 16:23 0 By Alex

Gubernur Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat rapat bersama Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD terkait membahas upaya peningkatan angka kesembuhan Covid-19, Jumat (25/9/2020). (F. Salman/Humas)

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertekad ingin mempertahankan sekaligus berupaya meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19.

Ini menyusul evaluasi Satgas Covid-19 pusat yang menyebut Gorontalo masuk 5 provinsi dengan persentase kesembuhan tertinggi di atas rata-rata Nasional.

Bersama sejumlah pimpinan OPD terkait, Gubernur Rusli Habibie menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan vitamin dan obat-obatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien Covid-19 yang saat ini tengah dalam perawatan.

Selain itu, Gubernur Rusli Habibie juga akan melarang karantina mandiri dengan membuat sistem karantina terpusat dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara terpadu.

“Jadi semua yang dilakukan oleh provinsi, kabupaten kota itu terpadu. Jangan lagi ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Karena selama ini sesuai evaluasi, ketika orang dinyatakan terpapar positif, masih ada yang berjalan-jalan di luar, tidak ketat melaksanakan protokol kesehatan,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole usai rapat bersama Gubernur, Jumat (25/9/2020).

“Nantinya, semua yang terpapar positif itu dikarantina supaya tim medis memantaunya terpusat, juga pemberian obatnya. Pelayanan di dalam itu harus ada SOP secara terpadu, sehingga yang dirawat ataupun di isolasi di hotel itu benar-benar terpantau, mereka jangan sampai keluar yang bisa menularkan ke orang lain,” sambung Misranda.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli Habibie juga mengarahkan agar semua hal yang dilakukan dalam sektor kesehatan benar-benar terpantau dan dicatat  sehingga jelas pertanggungjawabannya.

“Inspektorat juga diminta turun untuk mereview setiap bulannya apa-apa yang kita lakukan,” kata Misranda.(adv/alex)