GISA-Dukcapil Go Digital Resmi Diluncurkan di Gorontalo

GISA-Dukcapil Go Digital Resmi Diluncurkan di Gorontalo

29/10/2019 18:10 0 By Alex

Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrullah (kanan) dan disaksikan oleh Wagub Gorontalo Idris Rahim dan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga menyerahkan KTP Elektronik kepada seorang warga. KTP Elektronik tersebut dibuat secara online pada pelayanan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Pohuwato di lokasi peluncuran GISA dan Dukcapil Go Digital di Gedung Universitas Ichsan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (29/10/2019). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) dan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Go Digital se-Provinsi Gorontalo resmi diluncurkan oleh Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrullah di Kabupaten Pohuwato, Selasa (29/10/2019).

“Melalui penerapan GISA ini masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang seharusnya dimiliki. Anak-anak memiliki Kartu Identitas Anak, yang berusia 17 tahun dibuatkan e-KTP, yang lahir dibuatkan akta kelahiran, yang menikah dibuatkan akta nikah, begitu pula yang meninggal dibuatkan akta kematian,” kata Zudan Arif Fakrullah.

Sebelumnya Zudan menjelaskan, GISA merupakan upaya negara dalam memberikan hak-hak warga negara berupa dokumen kependudukan. GISA diterapkan mulai dari tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan sampai di tingkat nasional.

Dalam penerapannya, satu kecamatan minimal harus terbentuk satu desa atau kelurahan sadar Adminduk, di tingkat kabupaten/kota minimal ada satu kecamatan sadar Adminduk, serta di tingkat provinsi harus ada satu kabupaten/kota yang sadar Adminduk.

Sementara Dukcapil Go Digital, merupakan upaya pemerintah untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan pemerintahan lainnya. Tujuannya, untuk mendorong seluruh pelayanan menjadi lebih cepat, salah satunya melalui penerapan tanda tangan elektronik yang berbentuk QR Code.

“Bayi lahir bisa langsung diberikan akta kelahiran, karena sudah menggunakan tanda tangan elektronik. Semua dokumen kependudukan bisa ditanda tangani oleh Kepala Dinas dari mana pun dan kapan saja. Jadi jangan kaget jika bapak ibu tidak melihat tanda tangan seperti biasanya dalam dokumen kependudukan,” terang mantan Penjabat Gubernur Gorontalo ini.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengapresiasi inovasi dan terobosan yang secara terus menerus dilakukan oleh jajaran Dukcapil dalam mewujudkan tertib tata kelola administrasi kependudukan. Dia menuturkan berbagai inovasi program tersebut harus harus dapat diikuti oleh seluruh jajaran Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Idris menekankan, pentingnya peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya aparatur Dukcapil sehingga bisa mengikuti perkembangan teknologi informasi saat ini.

“Jajaran Dukcapil juga harus berbenah dan berpikir secara digital untuk memberikan pelayanan adminduk yang lebih cepat sesuai dengan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo, yakni Pemerintah yang lebih melayani,” tandas dia.(adv/alex)