Gorontalo Diapit Zona Merah, Gubernur Rusli Siapkan Opsi Tutup Perbatasan

Gorontalo Diapit Zona Merah, Gubernur Rusli Siapkan Opsi Tutup Perbatasan

27/03/2020 16:08 0 By admin

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat meninjau posko GTPP Virus Corona, Jumat (27/3/2020).

Hulondalo.id – Gorontalo menjadi satu satunya provinsi di Sulawesi yang masih berstatus negatif corona. Kondisi ini harus bisa dipertahankan, mengingat Gorontalo diapit dua daerah zona merah, yakni Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie sejak awal, terus menekankan pentingnya memperketat akses masuk Gorontalo, baik darat, laut maupun udara. Bahkan, Jumat (27/3/2020), dirinya menyempatkan diri meninjau posko GTPP Virus Corona di Bandara Djalaludin.

Terkait upaya itu, Gubernur Rusli Habibie mengaku sudah menghubungi Gubernur Sulteng dan Gubernur Sulut, untuk meminta mereka menghimbau warganya, agar menunda perjalanan ke Gorontalo.

“Tadi saya sudah hubungi Gubernur Sulut dan Sulteng, minta kepada warganya, kalau tidak ada urusan jangan dulu ke Gorontalo, begitu juga warga Gorontalo yang akan keluar,” tegasnya.

Tidak hanya itu, jika ada warga yang melintas dan diduga terindikasi terinfeksi virus corona, maka akan langsung diisolasi, bahkan mungkin dikembalikan ke daerah asalnya.

“kalau eskalasinya makin tinggi, yaa.. mungkin saya akan close (tutup perbatasan), khusus orang luar Gorontalo. Nah, untuk orang Gorontalo yang akan kembali harus melalui pemeriksaan, apalagi dari daerah terdampak,” imbuhnya lagi.

Kendati demikian, untuk sementara Pemprov Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup, telah menyiapkan bilik sterilisasi yang nantinya akan dipasang di seluruh pintu masuk, seperti bandara, pelabuhan, hingga pintu masuk jalur darat.

“Lebih dulu yang dipasang adalah bandara, menyusul di 4 perbatasan. Nantinya jika sudah beroperasi, seluruh penumpang yang masuk Gorontalo, harus melewati bilik itu, serta melalui pengecekan suhu tubuh oleh petugas,” ungkap Kadis Dinas Lingkungan Hidup Faisal Lamakaraka. (zhk)