Gorontalo Tawarkan Paket Ekowisata Ini di IFTM Top Resa 2019 Perancis

12/10/2019 08:55 0 By Alex

Utusan dari Indonesia pada IFTM Top Resa 2019 di Porte de Versaille, Paris, Perancis, 1-4 Oktober 2019. (F. Istimewa)

Hulondalo.id – Provinsi Gorontalo kembali berpartisipasi pada International France Travel Mart (IFTM) yang digelar di Porte de Versaille, Paris, Perancis, 1-4 Oktober 2019.

Kali ini, tak hanya Pulo Cinta dan hiu paus yang menjadi fokus promosi pariwisata Gorontalo pada pameran pariwisata terbesar di Perancis tersebut. Kali ini, utusan yang ditunjuk Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menawarkan paket ecotourism atau ekowisata di Gorontalo, seperti Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), Hungayono dan masih banyak lagi.

Ya, pasar Perancis sangat potensial Indonesia karena menjadi negara Eropa nomor 2 terbesar penyumbang wisatawan mancanegara dari benua biru ke Indonesia, setelah Inggris. Di belakang Perancis, ada Jerman, Belanda hingga Rusia.

“Responnya tahun ini memang lebih banyak yang menanyakan ekowisata daripada bahari,” ungkap Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Gorontalo, Marten Chandra kepada Hulondalo.id.

Pada IFTM Top Resa 2019, ada 3 industri biro perjalanan anggota ASITA yang mewakili Gorontalo, masing-masing Anthar Tour, Nadia Travel, dan Ababil. Mereka benar-benar memaksimalkan promosi pariwisata Gorontalo, terutama dari paket tur, keindahan dan keunikan destinasi wisata di bumi Serambi Madinah ini.

Utusan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo pada IFTM Top Resa 2019. Mereka masing-masing Mohamad Efendi Modjo dari Anthar Tour, Nurain Dunggio dari Nadia Travel, dan Nurnelan Radjak dari Ababil.

“Jadi destinasi apa saja, tour package dan keindahan alam Gorontalo yang dipromosikan kepada pelaku industri pariwisata dalam kerjasama B2B (business to business) dan langsung ke konsumen Paris atau Perancis pada umumnya,” tambah Marten.

Dari IFTM Top Resa 2019 tersebut, minat masyarakat Perancis dan Eropa pada umumnya semakin besar untuk wisata minat khusus dan privat. Rupanya, mereka tidak tertarik lagi dengan pangsa pasar Mass Tourism, yakni sebuah situasi dimana wisatawan biasanya datang berbondong-bondong ke sebuah destinasi.

“Tentu ini menjadi catatan penting agar pengembangan pariwisata di Gorontalo pada khususnya akan mengangkat wisata minat khusus yang dibalut dengan kebudayaan lokal dan kehidupan sehari-hari masyarakat lokal,” ujar Mohamad Efendi Modjo, dari Anthar Tour.

Selain itu, pesan dari salah satu travel agent di Perancis untuk pariwisata di Indonesia adalah soal kebersihan toilet. Karena tak bisa dipungkiri, beberapa objek wisata di Indonesia masih cukup banyak yang belum memperhatikan masalah kebersihan toilet, termasuk sampah.

Clean your toilet, then we give you tourist. (Bersihkan toiletmu, baru kami akan bawa turis ke sana),” tambah Nurain Dunggio dari Nadia Travel dan Nurnelan Radjak dari Ababil mengutip pesan travel agent dari Perancis.

Suasana stand Indonesia pada IFTM Top Resa 2019 yang digelar di Porte de Versaille, Paris, Perancis.

Sementara di lain pihak, salah satu Blogger/Photographer dari Visit Indonesia Tourism Office (VITO) sedang berada di Gorontalo untuk membuat artikel dan foto untuk bagaimana wisatawan Perancis menghabiskan waktu di Gorontalo selama 12-14 hari. Ini merupakan hasil kerjasama dan rekomendasi dari CEO VITO France yang pernah datang ke Gorontalo 2 tahun silam.

Sebelumnya, pada IFTM Top Resa 2019, Indonesia kembali menjadi negara kehormatan. Ada 4 dari 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) yang ditawarkan di Indonesia oleh Kementerian Pariwisata RI, masing-masing Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.(alex)

loading...