Groundbreaking Kampus UBM Gorontalo, Wagub: Baru Setahun, UBM Sudah Lari Kencang

Groundbreaking Kampus UBM Gorontalo, Wagub: Baru Setahun, UBM Sudah Lari Kencang

10/10/2020 20:10 0 By Alex

UBM Gorontalo

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat meletakkan batu pertama pembangunan kampus Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Sabtu (10/10/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk pembangunan kampus Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, bertempat di jalan Aloei Saboe, Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Sabtu (10/10/2020).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dies natalis pertama UBM Gorontalo serta peluncuran Program Pendidikan (Prodi) Budidaya Ikan Nila.

Sebelumnya, UBM Gorontalo merupakan gabungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Bisnis Gorontalo dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bina Mandiri Gorontalo yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo.

UBM Gorontalo berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1033/KPT/I/2019 tanggal 18 Oktober 2019.

“Meski baru berusia 1 tahun, UBM Gorontalo ini sudah bisa berlari kencang. Mudah-mudahan ke depan universitas ini semakin eksis dan berkembang,” harap Wakil Gubernur Idris Rahim.

Menurut dia, tersedianya sarana prasarana perkuliahan merupakan tuntutan kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh setiap universitas. Meski demikian, pembangunan sarana prasarana harus disesuaikan dengan kebutuhan serta memperhatikan desain yang menarik dan nyaman agar proses pembelajaran bisa berlangsung dengan baik.

“Saya apresiasi tekad Yayasan Bina Mandiri, meski di tengah pandemi Covid-19 yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kita, tetap membangun gedung kampus ini. Upayakan bangunannya jangan ada yang kosong, terpakai semuanya sehingga tidak mubazir kita membangun gedung perkuliahan,” sambung Idris.

Terpisah, Ketua Yayasan Bina Mandiri, Azis Rahman mengatakan, kampus UBM Gorontalo dibangun di lahan seluas 2,5 hektar. Di lokasi tersebut akan dibangun 4 gedung yang terdiri dari gedung rektorat dan gedung perkuliahan.

“Untuk gedung perkuliahan terdiri dari 30 ruangan. Proses pembangunannya akan kita lakukan secara bertahap, yang penting kita sudah punya lahan, master plan dan desainnya juga sudah jelas,” terang Azis Rahman.

Selain pembangunan 4 gedung tersebut, UBM Gorontalo akan terus berupaya mengembangkan sarana prasarananya. Salah satunya dengan pembangunan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) yang tak jauh dari lokasi pembangunan kampus UBM Gorontalo.

“Sesuai master pembangunan, kami masih memiliki lahan di sisi kanan yang sementara diupayakan untuk kita bebaskan. Jika lahan itu sudah bebas akan kita bangun rusunawa untuk mahasiswa UBM Gorontalo. Kami mohon dukungan Pemprov Gorontalo,” tandas Azis.(adv/alex)