Guru Non ASN Kementerian Agama Diusulkan Dapat Subsidi Gaji 3 Bulan

Guru Non ASN Kementerian Agama Diusulkan Dapat Subsidi Gaji 3 Bulan

03/11/2020 07:39 0 By Maman

Muhammad Ali Ramdhani

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani.

Hulondalo.id – Guru dan tenaga kependidikan non ASN dilingkup Kementerian Agama, diusulkan bisa diverifikasi oleh BPJS untuk mendapatkan subsidi gaji. Usulan yang disampaikan kepada Menteri Koodinator Bidang Perekonomian, diharapkan bisa mengakomodir 864.840 guru non ASN.

Dirjen Pendidikan Islam, Muhmmad Ali Ramdhani mengatakan, usulan ini telah disampaikan tanggal 19 Oktober 2020. Verifikasi oleh BPJS kata dia, penting untuk memastikan para guru dan tenaga kependidikan yang diusulkan belum mendapatkan bantuan sejenis dari kementerian lainya.

“Kami usul total ada 864.840 guru Non PNS,” terang Muhammad Ali Ramdhani di Jakarta, Jumat (30/10), dikutip dari website Kemenag RI.

Jika nantinya usulan ini lolos, para guru dan tenaga pendidikan tersebut bisa mendapatkan subsidi gaji selama tiga bulan, mulai bulan Oktober hingga Desember 2020.

Ali Ramdhani juga mengatakan, 617.467 guru RA/Madrasah dan 76.358 tenaga kependidikan madrasah, sudah divalidasi melalui Simpatika. Dari jumlah itu, hasil verifikasi BPJS, ada 43.895 orang sudah menerima Bantuan Subsidi Upah dari Kemenaker, 55.242 orang sudah menerima Kartu Prakerja berdasarkan data Prakerja sampai September 2020.

Sisanya kata dia, 171.015 masih dalam proses verifikasi BPJS. Mereka terdiri dari guru pendidikan agama di sekolah (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu), ustadz pesantren (PDF atau pesantren mu’adalah), dosen PTKI, dosen mahad Aly, serta tenaga kependidikan pada PTKI. (man)