Hardi: Penyajian APBD-P 2020 Jangan Sebatas Kontekstual Saja

Hardi: Penyajian APBD-P 2020 Jangan Sebatas Kontekstual Saja

11/09/2020 19:49 0 By Narto

Suasana sidang paripurna DPRD Kabupaten Boalemo dalam rangka penyampaian pidato pengantar dokumen KUPA dan PPAS APBD-P 2020.(f.istimewa)

Hulondalo.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Boalemo, Hardi Syam Mopangga mengingatkan Pemda Boalemo untuk konsisten dalam upaya pembayaran TKD Aparatur Sipil Negara maupun gaji honor sampai Desember 2020.

“Saya mengingatkan kembali kepada TAPD soal desain anggaran sudah dikemukakan beberapa hari lalu oleh Bapak Bupati Boalemo. Di mana, proyeksi penerimaan biaya daerah bersumber dari Silpa tahun anggaran sebelumnya, alhamdulillah bisa menutupi persoalan defisit sehingga posisi berimbang,” ungkap Hardi Syam Mopanga saat menyampaikan interupsi pada sidang paripurna penyampaian KUPA dan PPAS APBD-P tahun 2020, Jumat (11/9/2020).

Ia pun mengaku bangga dan salut kalau perimbangan itu terus tercipta sampai pembahasan APBD-P bersama tim Banggar DPRD. Mengingat, persoalannya menyangkut hajat hidup orang banyak selama ini dikhawatirkan malah terabaikan.

“Ini jadi urusan wajib dan sifatnya urgen. Terutama soal TKD aparatur maupun gaji tenaga honorer untuk tahun anggaran 2020. Jangan sampai kedua porsi ini tidak terakomodir pada perubahan anggaran 2020 sebagaimana disampaikan,” ingat politisi peraih suara terbesar Dapil Tilamuta cs ini.

Seruan ini kata Hardi, kembali mengingatkan agar Pemda Boalemo jangan sampai hanya menyajikan dokumen dalam bentuk kontekstual saja. Sementara implementasinya malah tidak berbanding lurus. Akibatnya, ini terkesan jadi pembohongan publik.

“Harus diingat bahwa, ini resmi disampaikan langsung oleh Bapak Bupati Boalemo di mimbar terhormat. Jadi, Saya sekedar mengingatkan agar mudah-mudahan komitmen kita menuntaskan hak-hak aparatur dan tenaga honor terbawa sampai pada kondisi balance pembahasan anggarannya,” tandas Hardi Mopangga.(Narto/adv)