Harga Telur Konsumsi di Kabupaten Blitar Anjlok, Penjual Merugi, Mengadu ke Komisi II

Harga Telur Konsumsi di Kabupaten Blitar Anjlok, Penjual Merugi, Mengadu ke Komisi II

07/10/2020 21:54 0 By Maman

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi.

Hulondalo.id – Pasca terbitnya Surat Edaran dari Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian dengan nomor Nomor : 09246/SE/PK.230/F/08/2020, berdampak kurang baik terhadap harga telur konsumsi di Kabupaten Blitar. Penjual telur konsumsi merugi, mengadu ke DPRD Kabupaten Blitar.

Rabu (7/10/2020), aduan ditindak lanjuti Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin, Ketua Komisi II, Idris Marbawi. Peternak telur konsumsi kata Idris, sudah berupaya agar harga telur tetap stabil. Namun, penurunan harga masih terjadi.

RDP ini juga kata Idris, menindaklanjuti surat dari Koperasi Putera Blitar yang mengeluhkan anjloknya harga telur, pasca surat edaran yang isinya antara lain, mengizinkan telur Hatching Egg (HE) atau telur tetas digunakan untuk CSR dan PKH.

Mengawali RDP di ruang rapat Gedung DPRD Kabupaten Blitar, Ketua Koperasi Putra Blitar, Sukarman mengatakan, beredarnya telur HE membuat harga telur yang layak konsumsi turun.

“Penyebabnya, karena surat edaran dari dirjen peternakan pertanggal 24 Agustus, yang membolehkan telur HE atau tetas untuk bantuan kepada rakyat tidak mampu, pada kenyataannya telur HE tidak layak dikonsumsi,” kata Sukarman.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Blitar, Tavip Wiyono berharap, RDP ini bisa melahirkan kebijakan untuk melindungi peternak. Ini perlu untuk mengantisipasi kerugian disektor peternakan. Sebagai mitra kerja Komisi II DPRD Kabupaten Blitar kata dia, mendukung penuh upaya dari legislatif.

Sementara itu, Asisten II Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, Tutik Komariyati juga mengatakan, selama ini banyak langkah yang dilakukan untuk membantu peternak. Bahkan Pemkab Blitar kata dia, sudah bekerjasama dengan beberapa wilayah di Indonesia untuk membantu peternak. (Anang/Adv)