Heboh Kapolres Gorontalo Mundur dari Polisi, Begini Reaksi Polda

08/08/2019 13:48 0 By Alex

Kapolres Gorontalo AKBP Dafcoriza Sik Msc

Hulondalo.id – Wacana Kapolres Gorontalo AKBP Dafcoriza SIK MSc resmi mundur dari institusi Polri membuat heboh. Alasannya, karena perwira dua bunga itu berencana ikut Pilkada Pohuwato. Kabar ini pun menuai reaksi Polda Gorontalo.

Melalui Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK terungkap bahwa sebenarnya Kapolres Gorontalo belum resmi mundur.

“Yang bersangkutan baru meminta kelengkapan administrasi pengunduran diri dari anggota kepolisian. Artinya, kelengkapan adminitrasi saja belum dilengkapi bagaimana bisa dikatakan resmi mengundurkan diri?,” kata AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK melalui keterangan tertulisnya, Kamis (8/8/2019).

Dijelaskan Wahyu pula bahwa tidak mudah mundur dari dinas kepolisian. Harus melewati proses yang cukup panjang dan itu diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2015 tentang Administrasi Pengakhiran Dinas bagi Pegawai Negeri pada Polri.

Selain itu juga Surat Keputusan Kapolri Nomor: Skep/993/XII/2004 tanggal 29 Desember 2004 tentang Pedoman Pengakhiran Dinas Anggota Polri.

Dan jika alasannya karena ingin kontestasi pemilihan kepala daerah, maka anggota Polri yang bersangkutan harus mundur, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pedoman bagi anggota Polri dalam mengikuti pemilihan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Kapolres Gorontalo sudah paham akan aturan yang berlaku di internal kepolisian. Jika memang beliau ingin berkiprah di dunia politik dengan ikut serta dalam kontestasi Pilkada, ya silakan saja, itu pilihan beliau,” terang mantan Kapolres Bone Bolango itu.

Bagi Wahyu, biasanya pimpinan Polri yang ikut pilkada itu karena ada permintaan masyarakat. Dan menurutnya, Kapolres Gorontalo sudah mempertimbangkan untung ruginya.(Syakir)