Hindari Kerumunan, Walikota Marten Tiadakan Tarawih Keliling

Hindari Kerumunan, Walikota Marten Tiadakan Tarawih Keliling

13/04/2021 23:46 0 By Maman

Sholat Isya dan Tarawih Walikota Marten

Walikota Gorontalo, Marten Taha usai melaksanakan sholat Isya dan Tarawih di Masjid Baiturahim Kota Gorontalo. (foto:hms)

Hulondalo.id – Walikota Gorontalo, Marten Taha meniadakan agenda Tarawih Keliling (Tarling), yang biasa dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo, mengisi bulan Ramadhan disetiap tahunnya.

Kebijakan ini kata Walikota, menghindari terjadinya kerumunan, khususnya ibadah sholat Isya dan Tarawih di masjid. Selasa (13/4/2021), saat sholat Isya dan Tarawih di masjid Agung Baiturahim Kota Gorontalo, orang nomor satu di Kota Gorontalo ini hanya didampingi 3 pejabat, Kasatpol  PP, Satgas Penanganan Covid -19 kota Gorontalo dan Camat setempat.

“Tahun ini tarawih keliling kami tiadakan,” kata Walikota usai sholat.

Walikota juga mengatakan, sholat yang dilakukannya di masjid Baiturahim Kota Gorontalo ini, mengecek langsung terkait penerapan protokol kesehatan. Ini kata dia, sebagimana edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Gorontalo beberapa waktu lalu.

“Alhamdulilah, penerapan protocol kesehatan sudah dijalankan dengan baik, meski sudah diperbolehkan ibadah di masjid, namun masjid wajib mengikuti edaran pemerintah, jamaah harus pakai masker, jaga jarak minimal 1 meter, dan membatasi kapasitas daya tampung masjid sebanyak 50%,” ujar Walikota.

Seperti diketahui bahwa, sebelumnya Pemerintah Kota Gorontalo telah mengeluarkan edaran yang mengacu pada edaran Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021, tentang panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kebijakan pedoman pelaksanaan ibadah selama ramadhan kata Walikota, juga diberlakukan bagi ASN dan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Mereka diminta untuk melaksanakan sholat di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Pemantauan kata Walikota, akan terus dilakukan di setiap masjid yang ada di Kota Gorontalo. Jadwalnya kapan, Walikota mengaku, tidak akan mempublikasikannya.

“Saya tidak ingin ketika diumumkan akan memicu membludaknya jamaah,” ungkap Walikota. (MG01/Adv)