Idul Fitri, Pertahankan Kebersamaan, Kesucian & Kemenangan Mendukung Pembangunan

Idul Fitri, Pertahankan Kebersamaan, Kesucian & Kemenangan Mendukung Pembangunan

05/06/2019 13:00 0 By Maman

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo melaksanakan sholat Idul Fitri do masjid Agung Baiturahman Limboto bersama muspida, pimpinan OPD dan masyarakat. (humas)

Hulondalo- Momentum Idul Fitri 1440 Hijriah, kebersamaan, kesucian dan kemenangan yang telah didapatkan agar terus dipertahankan.

Termasuk kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, bagaimana masyarakat bergairah dan terus mendukung pembangunan Kabupaten Gorontalo.

Rabu (4/6/2019), Bupati Nelson bersama ribuan masyarakat dan keluarga, seluruh OPD, muspida  melaksanakan sholat idul fitri di masjid Agung Baiturrahman Limboto.

“Manusia lahir dia suci. tapi pada saat perjalanannya, disitulah potensi manusia dua, yakni menjadi malaikat atau menjadi setan,” kata Bupati Nelson.

Kalau potensi manusia menjadi setan kata Bupati Nelson, maka disitulah dosa terjadi.

Bersama muspida dan pimpinan OPD, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menuju masjid untuk melakukam sholat Idul Fitr 1440 Hijriah. (humas)

“Karenanya, puasa selama sebulan ini, menggodok kita kembali kefitrah lagi,” ungkap Bupati Nelson.

“Dan disanalah disebut kemenangan itu. Kemenangan dalam arti kita bisa menghajar nafsu, menghajar setan tadi dan kita kembali kesuci lagi. itulah kemenangan hakiki yang kita dapatkan,” tukas Bupati Nelson.

Bupati Nelson berharap, idul fitri menjadi modal didalam hidup kedepan lagi. Sehingga kefitrahan itu, harus bertahan terus.

“Jangan nanti setelah idul fitri. Tapi bagaimana bertahan dan terus berkelanjutan. Potensi setannya itulah yang harus terus diminimalkan dan potensi menjadi insan yang seperti malaikat, yang bersih dan suci yang harus kita dorong,” ungkap Bupati Nelson.

Khusus program keagamaan tambah Bupati Nelson, masyarakat di daerah ini akan terus didorong pemahamannya dalam bidang agama.

Contohnya, pertama, Pemkab Gorontalo terus menggulirkan inovasi PKK Kabupaten Gorontalo, yakni pesantren lansia.

Kedua kata Bupati Nelson, terkait pendalaman Al-Quran. Pemahaman Al-Quran bagi masyarakat dan ASN ini akan dituntaskan.

Ketiga, baznas. Zakat kata Bupati Nelson, menjadi modal termasuk zakat fitrah, zakat mal, sedekah dan infaq akan terus didorong.

“Sehingga, membangun daerah ini tidak mengandalkan APBD saja, tapi juga melalui anggaran yang benar-benar diberikan umat, dan terutama bagi yang mampu,” ujar Bupati Nelson.

“Tidak hanya membangun fisik tapi juga membangun non fisik, karena itu yang utama,” kata Bupati Nelson yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Gorontalo.

Kemudian gairah antara Ulama dan Masyarakat (Umara) juga diharapkan benar-benar menyatu.

“Kalau itu terjadi, maka Insya Allah pembangunan di Kabupaten Gorontalo akan berjalan dengan baik,” harap Bupati Nelson. (Ika)