Ijin Penyiaran TV di Bonebol, AW Thalib: Legal dan Tak Ada Masalah

Ijin Penyiaran TV di Bonebol, AW Thalib: Legal dan Tak Ada Masalah

10/07/2021 21:29 0 By Maman

Ijin Penyiaran TV Kabel Komisi I DPRD Prov Gorontalo

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, memantau perijinan TV Kabel Berlangganan di Bone Bolango. (foto:hms)

Hulondalo.id – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pengawasan terhadap perijinan penyiaran TV kabel berlangganan disetiap kabupaten dan kota. Salah satunya dilakukan di UTAMA TV Kabel di Kecamatan Bulango Timur, Bone Bolango.

Jumat (9/7/2021), Ketua Komisi I, AW Thalib mengatakan, Utama TV Kabel sudah memiliki perijinan dengan pola merger bersama PT. Mimoza Multimedia. Sehingga kata dia, untuk konten siaran sudah legal dan tidak ada masalah.

“Lembaga terkait lainnya juga sudah melakukan pengawasan di UTAMA TV Kabel ini, dan yang ditemukan tetap sama, semua berjalan sesuai prosedur tidak seperti yang kami temukan kemarin di Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara” ungkap AW Thalib.

Perusahaan TV kabel berlangganan skala kecil seperti UTAMA TV Kabel yang memiliki ijin, masih sangat sedikit dibandingkan dengan yang tidak memiliki ijin. Karena, sejauh ini menurutnya, pola merger satu-satunya pilihan bagi perusahaan TV Kabel skala kecil untuk memiliki ijin.

“Ijin penyiaran TV kabel berlangganan di Provinsi Gorontalo hanya dimiliki oleh dua perusahaan besar yakni PT Mimoza Multimedia dan Kindhali TV. Dan yang bermerger dengan dua perusahaan itu baru sedikit, bisa diidentifikasi lokasinya hanya di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Bone Bolango” terang AW Thalib.

Ia berharap kepada pengelola TV kabel berlangganan di Provinsi Gorontalo, untuk mendukung program pemerintah melakukan migrasi layanan dari TV analog ke TV Digital di tahun 2022 mendatang.

Migrasi ini kata AW Thalib, berkaitan dengan efisiensi. Karena spektrum frekuensi radio yang digunakan TV analog, berada pada pita 700 MHz atau pita yang sama untuk layanan internet.

Seluruh dunia sedang melakukan penghematan penggunaan pita 700 MHz, dengan pemanfaatan layanan TV digital. (Inkri/Adv)